TEROPONGKU

Saya Gagal, Terlambat, Kecewa, Menyesal

+Arief Putera | Pernahkah kamu merasa gagal? Kalo saya pernah, kalo bisa sih dibilang sering. gagal karena itu lah, gagal karena ini lah. Kadang aku merasa bahwa semua yang aku lakukan pasti akan gagal, entahlah. Jadinya nggak bersukur kepada Tuhan semakin dekat kedalam definisinya.

Kenapa kita disebut 'gagal'? Karena kita mencoba sesuatu, dan gagal. Tidak ada definisi gagal jika kita tidak mencobanya sama sekali, bukan?

Kalo gitu ya nggak usah nyoba aja ya, tapi kalo nggak nyoba ya nggak bakalan dapat apa-apa. Nggak bakalan juga nemuin kata sukses. Lebih baik gagal kan daripada nggak nyoba sama sekali?

Apakah saya terlambat? Mungkin iya. Saya terlambat memahami diri saya sendiri. Terlambat memutuskan apa yang mau saya perbuat, dan saya terlambat melakukannya.

Kenapa kita disebut 'terlambat'? Karena kita datang, dan telat. Tidak ada definisi terlambat jika kita tidak datang sama sekali, bukan?

Tapi tak apalah, setidaknya saya sudah datang. lebih baik terlambat daripada tidak datang sama sekali bukan?

Apakah saya kecewa? Tentu saja. Saya terlambat dan akhirnya gagal dan gagal lagi. Siapa sih yang nggak kecewa dengan ini? Mungkin ada saja orang diluar sana, tapi saya benar-benar nggak tau karena saya nggak bisa ngebaca hati.

Kenapa kita disebut 'kecewa'? Karena kita pernah berharap, dan sekarang harapan itu musnah. Tidak ada definisi kecewa jika kita tidak pernah berharap sama sekali, bukan?

Tapi dari pengharapan itulah saya mulai merasakan hidup. Dari sanalah saya seperti bukan robot, bukan kerbau. Karena harapan itulah saya datang, meski terlambat dan kemudian gagal. Dan lebih baik kecewa daripada kehilangan pengharapan.

Kenapa kita disebut 'menyesal'? Yang ini sedikit berbeda definisinya, sebab menyesal, tidak pernah pandang bulu, mau kita lakukan, mau tidak, mau salah, mau keliru, dia tetap datang terakhir kali. Tidak perlu ada syarat kejadiannya. Menyesal adalah menyesal. Sungguh lebih baik gagal, terlambat, kecewa dibandingkan menyesal.

Kecuali menyesal karena dosa-dosa yang terus terurai tentunya, ini wajib disesali.

Saya sudah berusaha, tapi memang semuanya tak seperti yang diharapkan. Orang-orang disekitar juga tak mendukung. Hanya bisa mempertanyakan, dan mencela. Begitulah, memang sepertinya dunia tak adil. Memang begitu, tapi bukankah Allah adalah tuhan yang seadil-adilnya?

Aku muak mendengar anda mengeluhkan hal-hal kecil..
di dunia ini banyak orang yg harus memeras keringat,bekerja keras, hanya untuk mendapatkan yg mereka inginkan.. Sementara anda,masih saja sibuk mengeluh karena kurang puas dengan pemberian orang..

Tapi dicemooh, disindir, disalahkan, itu semua realita kehidupan yg mau gak mau harus diterima.. tapi ada baiknya jika dibalas pake karya aja..

Aku bisa membedakan mana orang yg mengeluh karena kerja keras, karena lelah, atau cuma karena tidak puas dan kurang mensyukuri hidup..

Aku juga belum sempurna kok, hanya rasanya sakit lihat orang bahagia diatas kerja keras orang lain dan masih juga gak menghargai orang itu..

Saya sudah tahajjud, Istikharah, Shalat Hajat, dll. Dan inilah keputusan saya. Maaf jika mungkin bagi sebagian orang terlihat aneh, atau merugikan beberapa. Tapi tak apalah, anggap saja kita lagi foto bareng. Mama, maafkan anakmu yang lemah ini.

Anggap saja kita sedang melakukan foto bareng, dengan pose kita masing-masing tentunya. Jika poseku bagus, maka baguslah foto itu. Tak perlu memandang pose teman disebelah. Jika pose kita nggak bagus, ya jeleklah foto itu, meski pose orang disebelah bagus, ya tetap aja foto itu nggak bagus. Intinya semua itu hanya lewat pandangan kita saja, belum tentu sepemahaman dan satu pandangan dengan orang lain (Semoga dipahami).

Karena beberapa hari ini, aku sudah berusaha, tapi ya gitu hasilnya nggak sesuai harapan. Orang-orang di sekitar juga nggak mendukung, cuman bisa nanya dan nyemooh. Ya begitulah, tekadang aku merasa dunia tak adil. Tapi tak apalah,
Saat orang mengeluh, mungkin saat itu kondisinya lagi down, nggak bisa dipersalahkan sepenuhnya. Kalo bisa dibantu ya dibantu, supaya bisa Up. kalo nggk bisa bantu, lebih baik diam. jangan bertanya, dan komentar.


Note:
Tulisan ini hanyalah sebah ungkapan hati dari seseorang yang sedang depresi. Sedikit kontradikti memang, tapi begitulah. Karena orang galau itu; dikit-dikit bijak, dikit-dikit ngeluh. Dari pada nggak posting sama sekali di blog ini, mengingat banyaknya blog yang saya urus. Dukung saya juga ya di kontes SEO Andredrake.com Blog Informasi Terbaru dan Tutorial Gratis.

Karena tidak semua masalah perlu dipublish

Prosumer, Kamera Murah Namun Tak Murahan

Prosumer, Kamera Murah Namun Tak Murahan | Kebutuhan masyarakat akan kegiatan fotografi dizaman sekarang ini memang sudah sangat besar. Tak heran jika para produsen berlomba-lomba menyediakan kamera dengan berbagai model terbaru, dengan harga murah tentunya untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Kamera di zaman sekarang ini pun bisa dibilang sudah lumaian canggih. Sebagian besar sudah meninggalkan kamera klasik dengan bantuan film dan beralih kepada Kamera Digital. Alasannya jelas, karena pemotretan dengan menggunakan kamera digital dianggap lebih mudah dan kita bisa saja langsung melihat hasilnya. Jika foto yang dambil dianggap tak sesuai, kita bisa saja langsung menghapusnya dan mengambil kembali foto tersebut. Hal ini tak bisa dilakukan memakai kamera "klise" bukan?

Berbagai fitur dan keunggulan ditawarkan, sebanding dengan harga juga tentunya. Hal ini menuntut kita untuk lebih cermat dalam memilih kamera digital dan disesuaikan dengan kebutuhan dan hobby kita tersebut.

Jenis Kamera Digital


Setidaknya, ada tiga macam jenis kamera digital (yang saya tau), yakni Kamera Pocket (Compact), Kamera Prosumer, dan Kamera DSLR. Bagi kebanyakan orang lebih memilih jenis kamera Pocket dalam kegiatan dokumentasinya. Selain karena harganya yang lebih murah dari jenis lain, Kamera Pocket dianggap lebih simple dan mudah untuk digunakan karena memakai pengaturan yang serba otomatis.
Dari Kiri ke Kanan: Pocket, Prosumer, DSLR
Namun bagi mereka yang memang ingin terjun lebih serius dala dunia Fotografi, kamera DSLR lah yang akan menjadi pilihan. Kemampuan kamera tipe ini yang bisa diutak atik secara manual dapat memuaskan selera dan gaya tersendiri dari seorang fotografer. Selain itu, lensa kamera DSLR bisa diganti sesuai dengan keadaan yang dibutuhan. Namun, boleh dibilang bahwa kamera jenis ini lumaian menguras isi kantong karena harganya yang terbilang mahal. Untuk kamu yang tak benar-benar berniat menjadi fotografer, kamera jenis ini tidaklah saya ekomendasikan. Selain karena harga yang cukup tinggi, pengaturan-pengaturan pada kamera tersebut juga rumit. Jika tak bisa mengaturnya, bukan tidak mungkin foto yang akan dihasilkan tidak leih baik dari foto yang dihasilkan kamera pocket.

Bagi kita yang mempunyai budget pas-pasan, namun pengen memiliki kamera profesional yang dapat mengambil foto secara bagus maka bisa saja memikirkan pilihan ketiga, yakni Kamera Prosumer. Harga kamera jenis ini juga tak semahal jenis DSLR, walau sedikit lebih tinggi dari kamera pocket. Biasanya kamera prosumer dijual dengan harga berkisar 1-3 jutaan.

Review Kamera Prosumer


Kamera digital prosumer memiliki bodi mirip kamera DSLR dan berlensa panjang namun tidak bisa dilepas-pasang layaknya lensa pada kamera DSLR. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan prosumer dibanding kamera lain, yaitu lensa zoom terpasang yang panjang. Malah boleh dikatakan lensa ultra zoom atau super zoom karena memiliki zoom optic 20x bahkan lebih. Jadi cukup dengan lensa terpasang yang ada sudah bisa menjangkau obyek baik dekat maupun jauh. Berbeda dengan kamera compact yang rata-rata memiliki zoom optik kecil atau DSLR yang harus menganti lensa dengan yang lebih panjang untuk menjangkau obyek yang jauh, kamera prosumer menjadi unggul dengan fitur ini.

Untuk ukuran lingkaran lensa, prosumer cenderung lebih kecil dari pada DSLR dan lebih besar dari compact. Hal ini dikarenakan ukuran sensor yang digunakan prosumer lebih kecil dari DSLR dan lebih besar dari compact. Ini salah satu yang perbedaan mendasar diantara ketiga jenis kamera ini. Dan ini akan berkaitan dengan kemampuan kamera mengolah gambar. Semakin besar sensor, maka hasil olahan semakin baik.

Fitur Kamera Prosumer


Untuk fitur, kamera prosumer menyerupai DSLR. Setingan programnnya bisa diatur secara manual. Aperture/diafraghma, ISO dan Shutter Speed bisa diatur secara manual. Sehingga kreatifitas kita tidak di batasi oleh sistem yang otomatis. Di kamera compact, semua dijalankan secara otomatis. Dan yang lebih memikat, hampir semua prosumer memiliki kemampuan rekam video dan fasilitas Live View. Yang mana fasilitas ini belum semua DSLR memilikinya.

Dengan kemampuan dan tekhnologi yang ada, prosumer dianggap lebih praktis untuk fotografi sehari-hari. Dengan harga dan berat yang lebih ringan dari DSLR, membuat prosumer menjadi pilihan sementara orang. Untuk memotret macro, landscape, sport dan night shot pun masih memungkinkan dilakukan dengan baik, meskipun ada beberapa keterbatasan. Khusus untuk malam hari, beberapa type prosumer menambahkan fitur dudukan flash external yang berguna untuk dipasangkan flash dengan daya lebih besar.

#Update:

Ini beberapa hasil jepretan dari Kamera Prosumer Merk Fujifilm Fine Fix S2980. Semuanya saya ambil pas lagi hunting liar di daerah Siring Sei Martapura dan Mesjid Sabilal Muhtadin. Semuanya saya ambil dari jarak jauh dan tidak ada sedikitpun saya edit. Kalaupun hasilnya kurang bagus, ini tak lain disebabkan karena kurangnya skill saya yang mengambil gambar tersebut.















Bagaimana, tertarik dengan Kamera Prosumer?

Nggak Galau Nggak Rame

Lama banget rasanya nggak update blog yang satu ini. Entah mengapa kayaknya aku kok lebih suka update blog yang satunya. Emang sih blog yang satunya bertema lebih umum dan nggak bakalan kehabisan ide untuk ngeposting. Bukan seperti blog personal teropongku ini yang sepertinya terkurung dalam style sendiri. Butuh energi yang lebih banyak untuk membuat postingan di blog hijau yang ini.
cara, mengatasi, galau
Selain itu, alhamdulillah saya udah bisa mendapatkan beberapa digit penghasilan diblog yang lain. Mungkin itu juga yang ngebuat semangat ngeposting di blog yang ini kurang begitu muncul, hehe. Blog ini nggak terlalu di Monetize sih.

Beberapa waktu yang lalu saya sempet ngobrol sama kawan lama, via facebook aja sih. Tapi cukup untuk sedikit ngebuka hatiku. Dia penulis juga, bahkan boleh dibilang aku ngefans banget sama tulisannya. Tapi kok akhir-akhir ini dia jarang nulis, setidaknya untuk blog pribadi miliknya.

Pas ada kesempatan, kebetulan dia lagi Online di Facebook jadi saya tanyain aja yang kayak begitu. Dan jawabnya "Mungkin karena ini baik-baik aja, biasanya mood nulis itu muncul pas lagi Galau. Kalau lagi galau mungkin guweh akan nulis".

Nah, berarti galau itu ada efek positifnya juga kan. Paling nggak bagi beberapa orang kegalauan bisa saja membuat dia menjadi lebih kreatif dan produktif. Maka dari itu pernah dulunya saya ingin membuat sesuatu proyek yang nantinya bisa mendistribusikan kegalauan tersebut. Apakah itu akan terealisasi, entahlah.

Jadi disini saya nggak terlalu pengen mengatasi galau, tapi menyalurkannya. Dengan hal yang positif tentunya.

Dan blog ini memang menggambarkan hati dan pikiran sang penulis. Jadi emang kayaknya kalau penulisnya nggak lagi mikir ataupun galau, blog ini nggak bakalan update.

So, ambil hikmahnya aja. Pasti ada bright didalam sebuah kekalutan. Ngaak Galau Nggak Rame.

Kalaupun ada yang nggak sependapat dengan saya dan berfikir bahwa Galau itu hal yang nggak baik dan Wajib dimusnahkan, ya nggak papa deh. Tapi jangan Bullying saya.

Ketika Semuanya Hanya Ilusi

Ketika Semuanya Hanya Ilusi |Pernah mungkin diantara kamu yang membaca salah satu artikel ku tentang tak bolehnya kita melupakan politik. Lalu kemudian bertanya-tanya di dunia nyata bagaimana pandangan politikku sebenarnya. Dan itupun ternyata pernah ditanyakan seseorang yang ditujukan kepadaku, apakah aku nantinya akan menjadi politikus untuk menyelamatkan bangsa ini? Entahlah, tapi aku sama sekali tak berpikiran sampai kesana. Yang jelas melek politik maksudku bukanlah terlibat aktif atau menjadi politikus. Mengetahui sesuatu yang sedang terjadi di bangsa tercinta ini pun sebenarnya sudah bisa dibilang melek politik, bukan harus terjun langsung menjadi calon legislatif.

Untuk saat ini sendiri aku hanya ingin menjadi seorang guru, dan penulis. Itu saja, karena aku masih memandang buruk perpolitikan di Indonesia. masyarakat biasa maupun yang bergelut diatasnya belum bisa berlaku cerdas dan sesuai, jadi lebih baik aku cari aman mengesampingkan diri ke pedalaman. Setidaknya ngajar anak-anak lebih baik bagiku sekarang daripada ngurusin hak-hak orang lain. Kalo bisa sih juga nyari baju grosir wanita buat bikin toko baju wanita online.

Inti demokrasi adalah kedaulatan ditangan rakyat, dilaksanakan oleh rakyat untuk rakyat. Namun kenyataannya mungkin orang-orang diparlemen sekarang apakah terlihat serius membela kepentingan rakyat? Orang-orang disana sebenarnya cenderung berperilaku atas kehendak partai, bukan rakyat.

Loh bukankah partai itu atas pilihan rakyat? Berarti mewakili rakyat juga kan.

Sederhananya sih begitu. Tapi politik di Indonesia ini memerlukan modal yang tidak sedikit. Nah modal itu didapat dari mana? Ya dari pengusaha-pengusaha yang telah bekerjasama dengan partai tersebut. Maka tidak heran kalau misalnya peraturan-peraturang yang ditelurkan orang-orang diatas lebih menguntungkan bagi para pengusaha. Bisa diibaratkan terjadi Simbiosis Mutualisme diantara mereka.

Jadi ada yang bilang bahwa di Indonesia ini, kekuasaan tertinggi berada ditangan Pengusaha, Dari Pengusaha untuk pengusaha.

Bukankah pengusaha juga rakyat?

Nah itulah peliknya. Pengusaha juga rakyat, presiden juga rakyat, anggota legislatif juga rakyat. Kalau sudah begini, ya sah-sah aja jika Presiden minjem duit ke negara lain dengan mengatasnamakan rakyat. Kalaupun duit itu digunakan secara pribadi untuk presiden dan keluarganya, maka itu tidak bisa dikatakan salah. Bukankah Presiden dan keluarganya juga rakyat?

Jika berlaku demikian, berarti tak ada yang salah dengan bangsa ini. Berarti emang bener dong Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat. Entahlah, politik emang sulit ya sob, tapi bukan berarti kita bersikap acuh tak acuh terhadapnya.

Ini hanya sekedar pendapat yang mebuatku tak mau terjun langsung kedalam dunia politik, cukup tahu saja apa yang sedang terjadi di negeri tercinta ini.

Template SEO Friendly Untuk Blogspot Dari Teropongku

Beberapa waktu yang lalu saya sempat mengutak-atik template personal blog teropongku ini, yang kala itu masih berwajah rainforest. Entah apa yang terjadi, kok malah template tersebut error dan postingan teropongku hilang seketika. Aku pun panik mengingat blog ini adalah blog kesayanganku *bahkan lebih sayang daripada ke mantan pacar, hhe.
Karena lupa membackup template tersebut, akhirnya terpaksa saya kembali mencari-cari template yang sesuai dengan kehendak hati. Kriteria saya sih mudah saja, yakni:
  1. tampilannya simple,
  2. seo friendly,
  3. dan berwarnya hijau.

Tapi ternyata nyari template itu nggak semudah yang dibayangin loh ya. Untuk menjadikan suatu template jadi SEO friendly sih gampang, tapi masalahnya jarang ada tampilan yang membuat hati saya sreg.

Dan kemudian saya putuskan untuk mendesain sendiri template yang saya mau. Sebenernya sih cuman ngubah template yang sudah jadi, tapi perubahannya dalam skala besar-besaran. Mulai dari latar, dan css saya ubah. Sesuatu yang bagi saya tidak diperlukan akan saya buang, apalagi berdampak buruk bagi keadaan SEOnya.

*Catatan: Saya mendapatkan template tersebut di alamat http://www.dailybloggertemplates.com/.

Hasil desain ulang dan optimasi seo besar-besaran pada template tersebut menuai hasil, bahkan lima buah sekaligus.

Kelebihan Template SEO Friendly Buatan Saya

Banyak kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh template SEO hasil oprekan seharian penuh ini, antara lain:
  • Penataan Heading (H1, H2, H3, H4, dan H5)
  • Heading Halaman dan Judul Artikel sudah dinamis
  • Mempunyai widget artikel terkait
  • Loadingnya cepat dan simple
  • Menggunakan readmore otomatis
  • Penggunaan breadcumb yang di index google, dan breadcrumb tampil pada hasil pencarian google
  • Lolos uji Rich Snippet Google, uji sendiri kalo nggak percaya
  • Script di host ke Google Code (Hostingnya nggak terbatas, dijamin !!!)
  • Dilengkapi meta deskripsi dan meta tag otomatis dan meta-meta lainnya
  • Tampilan menyenangkan dan tersedia dalam 5 warna yang berbeda.

Oke deh, kalo begitu langsung saja ini saya berikan screnshot, link blog demo, dan link download lima buah template seo friendly yang saya omongin dari tadi.

Simple Pink Gierly Template SEO Friendly


Simple Grassy Green Template SEO Friendly


Simple Light Blue Template SEO Friendly


Super Simple White Template SEO Friendly


Simple Light Green Template SEO Friendly



Untuk cara pemakaian, silahkan perhatikan satu persatu dari penjelasan berikut ini.

1. Pemasangan Template

Silahkan cari sendiri di google dengan keyword “Cara mengganti template blogspot”

2. Mengatus menu dropdown atas

Pilih blog anda, Klik tata letak, lihat bagian atas pada tulisan ‘Edit This Menu’, Klik edit di kanan bawah bagian tersebut, edit sesuai selera. Lalu Simpan

3. Menyembunyikan Navbar.

Mungkin pada blog anda akan terdapat navbar seperti pada gambar ini.

Silahkan masuk ke bagian tata letak, kemudian cari sebelah kanan tulisan Navbar. Klik Edit, Pilih ‘Off’ lalu Simpan.

4. Mengatus Menu Dropdown Bawah

Pilih blog anda, Klik Template, Klik Edit HTML, lalu centang kotak Expand Template Widget. Cari kode berikut ini. *saran: Tekan tombol CTRL+F pada keyboard untuk memudahkan pencarian

<ul class='menu'>

<li><a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Home</a></li>

<li><a href='#'>Music</a>
<ul class='sub-menu'>
<li><a href='#'>Jazz</a></li>
<li><a href='#'>Pop</a></li>
<li><a href='#'>Rock</a></li>
</ul>
</li>

<li><a href='#'>Topics</a>
<ul class='sub-menu'>
<li><a href='#'>Business</a></li>
<li><a href='#'>Health</a></li>
<li><a href='#'>Internet</a></li>
<li><a href='#'>Movie</a>
<ul class='sub-menu'>
<li><a href='#'>Action</a></li>
<li><a href='#'>Comedy</a></li>
<li><a href='#'>Horror</a></li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>

<li><a href='#'>Parent Category</a>
<ul class='sub-menu'>
<li><a href='#'>Child Category 1</a>
<ul class='sub-menu'>
<li><a href='#'>Sub Child Category 1</a></li>
<li><a href='#'>Sub Child Category 2</a></li>
<li><a href='#'>Sub Child Category 3</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Child Category 2</a></li>
<li><a href='#'>Child Category 3</a></li>
<li><a href='#'>Child Category 4</a></li>
</ul>
</li>

<li><a href='#'>Template</a></li>

<li><a href='#'>Wallpaper</a>
<ul class='sub-menu'>
<li><a href='#'>Nature</a></li>
<li><a href='#'>People</a></li>
<li><a href='#'>Woman</a></li>
</ul>
</li>

<li><a href='#'>Uncategorized</a></li>

</ul>

Ganti tulisan yang berwarna merah sesuai dengan yang dikehendaki. Tanda ‘#’ ganti dengan alamat situs yang sesuai.

Simpan template

5. Mengganti Banner Ruang Iklan 300x250 di bawah postingan

Masih pada kondisi Edit HTML dan Kotak Expand Template Widget yang diconteng, silahkan cari kode

<a href='http://www.teropongku.com/' target='_blank'><img alt='nonton tv online, panduan belajar blogger, blog hiburan, template seo friendly' border='0' src='http://4.bp.blogspot.com/-9A5mPm-J0xo/UOE1cMp4m2I/AAAAAAAAHNs/qIs-lpcKCVQ/s320/banner%2B300x250%2Btengah.jpg' title='Banner 300x250 px'/></a>

  • Ganti warna merah menjadi url banner anda
  • Warna biru menjadi judul banner anda
  • Warna Hijau untuk kata kunci banner anda
  • Warna Ungu sebagai alamat url banner anda

Kemudian Simpan Template

6. Mengatur Meta

Masih pada kondisi Edit HTML dan Kotak Expand Template Widget yang diconteng, silahkan cari kode

<meta content='uQeoJJFkS3Ba6Qt0XWyIka3q_uo' name='alexaVerifyID'/><meta content='Arief Putera!' name='Author'/><link href='https://plus.google.com/111627662088807825227' rel='publisher'/><meta content='ariefputera@gmail.com' name='email'/>

<meta content='document' name='resource-type'/><meta content='all' name='audience'/>
<meta content='all' name='robots'/><meta content='id' name='language'/><meta content='id' name='geo.country'/>
<meta content='global' name='distribution'/><meta content='Indonesia' name='geo.placename'/>
<meta content='index,follow' name='robots'/><meta content='index,follow' name='googlebot'/>
<meta content='index,follow' name='Googlebot-Image'/><meta content='index,follow' name='Webcrawlers'/>
<meta content='index,follow' name='msnbot'/><meta content='index,follow' name='Slurp'/>
<meta content='index,follow' name='ZyBorg'/><meta content='index,follow' name='Spiders'/>
<meta content='index,follow' name='audience'/><meta content='index,follow' name='alexabot'/>
<meta content='text/html; charset=UTF-8' http-equiv='Content-Type'/><meta content='document' name='resource-type'/>
<meta content='true' name='MSSmartTagsPreventParsing'/><meta content='no-cache' http-equiv='cache-control'/>
<meta content='no-cache' http-equiv='pragma'/><meta content='general' name='rating'/>
<meta content='global' name='target'/><link href='http://www.teropongku.com/2012/01/sitemap_01.html' rel='contents'/>
<meta content='417911514943232' property='fb:app_id'/>
<meta content='width=1100' name='viewport'/>

Ganti warna merah dengan identitas asli anda.

Kritik, saran, dan pertanyaan silahkan kirimkan pada form komentar yang disediakan.
*Note: Hargai hak cipta ya , :)

Cara Mendapatkan Wanita Idaman

Cara Mendapatkan Wanita Idaman | Bagi sebagian lelaki, memikat seorang wanita bukanlah hal yang mudah. Banyak yang berpendapat bahwa pikiran seorang perempuan itu sangat sulit untuk ditebak. Sering kali mereka mengatakan ‘A’ namun setelah A terlaksana maka dia malah berkata ‘B’. Anehnya, saat yang B diberikan lagi-lagi sang wanita malah mengatakan bahwa A lebih baik dengan alasan yang tidak bisa diterima.
Cara, Mendapatkan, Wanita, Idaman

Cara Klasik Mendapatkan Wanita Idaman

Banyak pria yang menganggap bahwa cinta merupakan kebutuhan primer mereka. Dengan begitu apapun akan dilakukan demi mendapatkan cintanya, terlebih bagi kaum yang merasa dirinya kurang menarik dan kurang berduit. Menjadi supir bagi sang wanita pun tak jarang mereka lakukan, bahkan mereka rela untuk menjadi satpam sekaligus babby sitter sang wanita. Cara ini dianggap tepat agar doi tidak lari kepelukan orang lain, apalagi jika doi mempunyai kecenderungan untuk mendua, baik itu karena kurangnya sang pria atau gara-gara cantiknya wanita tersebut.

Namun bukan berarti cara-cara tersebut akan berhasil seratus persen. Sudah dijelaskan diatas bahwa pikiran wanita itu sulit dimengerti. Kadangkala bahkan jika boleh bisa dibilang sering bahwa apa yang sang pria korbankan sama sekali tidak dianggap berarti. Kalau sudah begini, sang pria akan tergoda untuk bunuh diri. Bayangin aja, setiap hari jadi pembokat tanpa pernah di gaji, eh tau-taunya malah ditelantarin begitu aja.

Mendapatkan wanita idaman bisa dibilang merupakan impian terbesar dari seorang pria. Namun masalahnya, apakah wanita idaman tersebut mau sama kita? Lha wong tampang aja masih pas-pasan gini, bahkan kasarnya sih udah dibawah standar. Duit juga nggak melimpah, buat sehari aja biasanya harus nahan perut yang terus-terusan ngomel dulu.

Akibat-Akibat Gagal Mendapatkan Wanita

Kalo nggak dapet-dapet juga, ya siap-siap deh menjadi bulan-blanan teman kerja. Katanya nggak laku lah, homo lah, dan lain sebagainya. Sialnya lagi, sabtu malam kelabu menjadi makanan utama setiap minggunya, ditemani kesepian dan kesendirian.

Tapi saran saya sih, lupain aja lah hal-hal yang begituan. Kalo misalnya nggak pacaran nggak papa juga kan? Lha wong penulis artikel ini sendiri masih jombo juga pas ngetik artikel ini. Malam minggu seperti biasanya, pacarku ya Blog.

Menjadi lelaki Idaman Untuk Mendapatkan Wanita Idaman

Namun bila kamu masih ngebet juga pengen dapat wanita idaman, coba cek deh artikel Menjadi Lelaki Idaman Wanita. Disana dirimu akan mendapatkan tips-tips meluluhkan hati wanita, dengan modal pas-pasan tentunya. Syukur-syukur kalo mendapatkan wanita cantik lahir bathin. Sangat disarankan bagi kamu yang memang bener-bener pengen menjalin hubungan serius untuk menuju jenjang pelaminan.

Muka saya kan jelek, apakah masih bisa berhasil? Pede aja lagi, karena Tuhan menciptakan dirimu dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Lagian, apa kamu pikir wanita itu cuman nyari gantengnya doang? Sebenarnya lebih dari itu. Dapatkan juga rahasia-rahasia wanita yang jarang diketahui pada artikel tersebut.

Rekomendasi Artikel: Klik link Menjadi Lelaki Idaman Wanita

Nggak Bisa Lepas

Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya di posting ini bahwa saya ingin menghilang dulu dari dunia perbloggeran Indonesia. Bagaimanapun saya harus fokus menyelesaikan urusan dunia nyata saya, menyelesaikan sebuah buku yang udah di deadline per tanggal 17 Maret 2013. Juga saya harus bekerja didalam sebuah Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung mangkurat yang minggu ini akan melaksanakan hajaan yang super besar, bahkan boleh dibilang acara yang paling besar dalam setiap tahunnya di organisasi tersebut. Kacaunya, saya ditunjuk menjadi kordinator suatu bidang yang boleh dibilang harus kerja mati-matian.
Tapi itulah saya, tak bisa sepenuhnya lepas dari Internet, apalagi dunia blogger. Ada-ada saja bisikan-bisikan yang memaksaku untuk sesekali ngintip peternakan blog tersebut. Pertama adalah ulah supporter Barito Putera yang memanggil jiwaku untuk ngeblog lagi, dan tulisannya bisa di intip disini.

Tapi sepertinya bukan hanya saya saja deh yang nggak bisa lepas dari Internet. Sebagian besar manusia didunia ini mungkin juga begitu terutama bagi orang-orang barat sono. Entahlah karena saya nggak pernah ngelakuin survei juga. Setidaknya setiap hari ngebuka facebook, twitter, dll. Mau nyari baju anak branded aja perlu ke tempat grosir baju anak online. Hedech, sebuah fenomena yang nggak bisa di hindari sih mengingat kemajuan zaman yang begitu pesat.

Rancangan Buku Baru Saya

Ini nih buku yang harus saya rampungkan pada 17 Maret nanti. Judulnya Ketemu YM (Yusuf Mansyur)
Doaken semoga penyelesaiannya dimudahkan.

Identitas

Judul : Ketemu YM (Yusuf Mansyur)
Penulis: Muhammad Syarifuddin (Arief Putera)
Genre: Fiksi Religi, Persahabatn

Outline


Partikel Kesatu: Line Life, I Like Being Unperfect
Persiapanku menempuh studi strata1 di Universitas tertua di tanah Borneo.

Partikel Kedua: Wartawan Buta
Pertemuanku dengan Ari, orang gila dari seberang.

Partikel Ketiga: Bukan Urusanmu !!!
Kekesalanku kepada Ari

Partikel Keempat: Ttd Berundak
Aku dan Ari harus menjalani hukuman kakak-kakak senior pada Orientasi mahasiswa baru Hari Pertama.

Partikel Kelima: Julak . . . Oh Julak
Aku dan Ari harus menjalani Orientasi Mahasiswa selanjutnya di ruang kesehatan. Namun disana kami mendapat kesempatan untuk bersua dengan kakak-kakak senior.

Partikel Keenam: Kartu Rencana Studi
Cara ajaib seorang Ari menaklukkan birokrasi kampus

Partikel ketujuh: Mau sukses, Akrablah Dengan Kakak Tingkat
Menerapkan teori-teori dari Hasanah Erliani

Partikel Kedelapan: Hari Pertama Masuk Kuliah
Pengadaptasian dengan suasana perkuliahan

Partikel Kesembilan: Dosen Killer vs Ayam Kampus
Istilah-istilah baru yang kami dapatkan dari Erli

Partikel Kesepuluh: Antara Aku, Ari, dan Lusiana
Wanita yang membuat Ari jatuh Cinta

Partikel Kesebelas: Ember Plastik
Penyebab kami berselisih dengan senior kost

Partikel Keduabelas: Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang
Cara Ari mengisi waktu luang

Partikel Ketigabelas: 3 Idiots
Hikmah dari Film 3 Idiots

Partikel Keempatbelas: Spy Cam
Hadiah spesial dari Ari untukku

Partikel Kelimabelas: Tiket Emas
Hadiah spesial dari Ari untukku (lagi)

Partikel Keenambelas: Kun Fa Yakuun
Motivasi Ari untukku yang tidak percaya diri

Partikel Ketujuhbelas: 5 + 3 = -2, kok bisa?
Kebiasaan Ari di Pagi Hari

Partikel Kedelapanbelas: Ngelirik
Keprihatinan Ari terhadap Indonesia

Partikel Kesembilanbelas: Mata Air
Pertama kalinya aku melihat Ari menangis

Partikel Keduapuluh: Riyahadah Ibadah dan Doa
Ceramah Ari untukku

Partikel Keduapuluhsatu: Come To Him, Talk To Him
Perdebatanku dengan Ari masalah bahasa kesopanan

Partikel Keduapuluhdua: Kepintaran yang Absurd
Kekecewaan Ari terhadap sisrem pendidikan di Universitas lambung mangkurat

Partikel Keduapuluhriga Sosok Pak Amat
Kado ulang tahun untuk ayah

Partikel Keduapuluhempat: Sosok Itu Pun Terbaring Lemah
Ternyata Ari mengidap penyakit berbahaya

Partikel Keduapuluhlima: Motivasi Dari Karedok
Motivasi yang ku dapatkan saat makan karedok sendirian dipinggir jalan

Partikel Keduapuluhenam: Time Machine
Ari bercerita tentang apa yang ia rasakan

Partikel Keduapuluhtujuh: Bangsa Ini
Harapan Ari untukku

Partikel Keduapuluhdelapan: Ketemu YM
Ternyata Aku belum kenal Ari seutuhnya

Partikel Keduapuluhsembilan: Arti Sebuah Nama
Akhirnya aku mengerti apa yang dimaksud Ari

Penokohan:

Aku, bernama Muhammad Rezky Fikron (Kiky) adalah seorang mahasiswa Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat angkatan 2011. Aku sangat dekat dengan kedua orang tua, dan berharap bisa berhasil dalam sebuah ekspektasi hidup yang mereka berikan. Aku berperawakan kurus, tak terlalu tinggi tapi juga tidak pendek. Kulitku lumaian putih dengan wajah hokian. Lumaian banyak wanita yang tertarik padaku, namun karena karakterku yang penakut dan tidak bersemangat, wanita-wanita tersebut terabaikan.

Teuku Fikri Alamsyah (Ari), temanku berkuliah di program studi dan kampus yang sama. Dia anak yang percaya diri, padahal menurutku secara fisik dia nggak ganteng-ganteng amat. Kulitnya coklat bahkan bisa dibilang hitam, namun semangatnya bisa menaklukkan segalanya. Banyak juga wanita yang tertarik atas kegilaan aksi-aksinya, namun mata Ari hanya terkait oleh senyuman Lusiana, cewek terpintar di kelas kami. Banyak-kejadian-kejadian yang tidak terduga menimpa Ari, dan ini memaksanya menjadi sosok yang luar biasa. Ari mengagumi sosok Yusuf Mansyur, dan berharap suatu hari nanti dia bisa bertemu dengan sang Ustadz.

Hesti Lusiana Anwar, putri bungsu dari orang yang terpandang di Banjarmasin. Meski begitu, IP Lusi di semester 1 hampir mendekati kumlod dan menjadikannya dianggap cewek terpintar seangkatan. Sifatnya yang misterius dan murah senyum membuat Ari tergila-gila.

Aulia Fauzan, cowok bertubuh tambun namun memiliki pesona luar biasa. Pencair suasana kelas dengan lawakan-lawakan khas. Dia memiliki prinsip hidup “Berpikirlah Bila Diperlukan Saja”. Meski begitu, Ojan merupakan orang yang gigih dalam perjuangan. Kata-kata yang terkenal darinya adalah “Otakku tak sejenius kalian, satu-satunya cara untuk mengejar adalah melakukan usaha yang lebih dari orang-orang normal lakukan”.

Hasanah Erliani, bersama Ari dia biasa menjadi biang keributan di kelas

Pak Umar, dosen Fisika yang boleh dibilang killer terhadap anak didiknya.

Samarul Fuadi, cowok kalem dirumah kost yang kutempati. Dia sering terlibat konflik dengan senior di kost tersebut. Meski begitu, seing kudengar kata-kata bijak dari mulut orang ini.

Ahmad Makky, senior di tempat kami ngekost. Sok ngatur-ngatur segala hal dan mimpin anak-anak kost lain. Keberadaannya dengan Fuad sering di ibaratkan Tom & Jerry.

Jaufan Tajward, mahasiswa Fakultas Ekonomi yang terobsesi jadi penyanyi. Kegigihannya dalam meraih mimpi menjadi sumber inspirasi dan renungan aku dan Ari. Anak ini moody banget.

Dan Lainnya sebagai tokoh tambahan


Sinobsis.

Aku melangkah gagah disisi para pemenang, bersama orang-orang luar biasa yang telah menyisihkan ribuan pesaing. Ya, di tempat inilah aku pertama kali melihat wajah bengalnya. Dia tak sendiri, bersama – orang-orang ang aku tak tahu mereka siapa. Aku disana bak seorang yang tak tahu apa-apa, merasa sepi ditengah keramaian.

Dia menghampiriku dan mengulurkan tangannya “Aku Ari, kamu ?”. “Kiky” jawabku singkat.

Dan sebuah kebetulan terencana terjadi. Entah mengapa kami selalu bekerja dalam tim yang sama, dihukum pun barengan. Aku dan dia pun ternyata harus menempati rumah kost yang sama, bahkan harus bersebelahan kamar. Disinilah aku mulai menilai secara kasat mata bagaimana sosoknya. Sosok yang bagiku cukup hebat, sosok yang mampu memahami situasi kondisi dan memecahkan masalah dengan cara yang terbilang gila.

Hampir setiap waktu kami habiskan waktu bersama. Menjadi wartawan dadakan, mencari kado untuk ayah, nongkrong di toko buku, ke mesjid bareng, sesuatu yang tidak lucu, namun dengannya aku bisa menertawakan hidup. Dia mengajariku banyak hal. Dia memberiku keberanian lebih. Aku hidup kembali. Hidup dengan mimpi-mimpi yang dulu sempat hilang. Bagiku masa itu adalah masa singkatku berkuliah di fakultas kehidupan, dan dia dosennya.

Waktu terus berlalu dan semua tidak berjalan Ideal. Kuliahku berantakan dan aku beranggapan bahwa ini salahnya. Dia menawarkan mimpi-mimpi indah yang ku anggap membutakan. Aku tak tahu harus bicara apa untuk mempertanggung jawabkan semuanya. Dan aku kembali digerogoti rasa takut, ketakutan akan kekecewaan orang tua yang telah banyak berkorban untuk kuliahku.

Dan berbagai fakta akhirnya terbuka lebar. Dibalik senyumnya yang lebar ternyata terendap getirnya hidup. Tak ada yang tersisa sejak air laut menyapu rumahnya pada 2004 silam, bahkan keluarga pun menghilang. Paru-parunya juga terkerna infeksi akut setelah itu. Aku lembali tersadar bahwa ternyata, pahitnya hidup yang kualami tak sekelam hidupnya. Setidaknya sampai saat ini aku masih bisa melihat ayah dan ibuku tersenyum. Bagaimana dengannya? Kubur ayah ibunya saja tak tahu dimana.

Bagaimana cara dia menikmati hidup yang hanya sebentar itu? Jawabnya ada pada 'Ketemu YM'