Tumbal Tarif Dasar Listrik Naik (Lagi)
Sudut Pandang

Katanya Tarif Dasar Listrik bakalan naik ya? Mulai Januari 2013 ini kan? Entahlah mengapa demikian, tapi denger-denger sih ya karena (katanya) subsidi listrik selama ini dicanangkan malah sangat membebani anggaran negara. Dan akhirnya subsidi listrik dikurangi. Dampaknya, tarif dasar lisrik akan dinaikin secara bertahap sebesar sekitar 15%. Huft.

Saya bukanlah orang yang berwenang untuk ini dan saya nggak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan penyusunan anggaran di negara tercinta ini. Disini posisi saya hanyalah sebagai orang awam loh ya, tapi jangan meremehkan suara orang awam. Lihat rakyat Indonesia, lebih banyak mana antara orang pinter dan orang awam?

Efeknya? Tentu kenaikan ini akan memiliki efek yang sangat luar biasa, efek domino gitu lah istilah kerennya. Kenaikan dasar listrik ini tentunya akan berpengaruh kepada biaya produksi pada setiap perusahaan, terutama pada perusahaan menengah kebawah. Mahalnya biaya produksi ini mengakibatkan harga produk dipasaran meningkat dan menurunkan daya beli masyarakat. Jika daya beli masyarakat menurun, perusahaan yang kurang bisa bersaing akan mengalami dilema dan ujung – ujungnya terjadi PHK untuk melakukan efisiensi. Makin banyak pengangguran lagi kan? Tingkat kejahatan dan bunuh diri pun bisa saja meningkat setelah ini.

Kenaikan ini biasanya juga berdampak kepada naiknya harga-harga sembako di pasaran yang tentunya semakin mencekik keluarga di tingkat pendapatan menengah kebawah.

Siapa yang salah? Entahlah. Apakah karena salah pemerintah yang kurang cerdas dalam menentukan dan menyusun anggaran ataukah memang rakyatnya yang nggak bisa berhemat listrik.

Terlepas dari siapa yang salah dan yang benar, nampaknya kita semua harus bisa mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan tersebut. Pemerintah harus bisa bersikap bijak tentang hal ini. Bagaimanapun, kenaikan tarif dasar listrik ini akan menumbalkan rakyatnya, terutama yang berada di kelas ekonomi menengah kebawah. Potong gaji DPR kek, ato apalah untuk menghemat anggaran itu. Jangan langsung memotong subsidi yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat luas pun juga dituntut agar bisa bersikap lebih bijak. Bagaimanapun kita harus siap menghadapi hal ini dan tak terlalu bergantung lagi dengan subsidi.

Selain itu, sebagai warga yang baik kita harus lebih bisa menghemat pemakaian listrik di dalam rumah. Caranya? Coba jadwalkan setiap pemakaian listrik kita. Matikan alat-alat elektronik yang udah nggak dipake lagi.. Kalo udah tengah malam, matikan aja lampu-lampu yang nggak perlu. Jangan lupa gunakan alat-alat hemat listrik ya. Peluang bisnis alat listrik nih, hehe. Saatnya nyari distributor alat listrik.

Tapi kalo bener-bener naik, listrik jangan dimatiin terus ya . . .
Kasian Ibu saya dikampung, mati lampu terus. Bahkan sampai 3 kali sehari. Udah kayak minum obat aja.

sebarkan facebook Twitter Google Plus
Tumbal Tarif Dasar Listrik Naik (Lagi) | arief16 | 4.5