Andai Aku Panjang Umur
Inspiratif, Sudut Pandang

Dan akhirnya kemarin tepat tanggal 5 November 2012 adalah tepat usiaku menginjak angka 19. Angka yang seharusnya semakin membuatku lebih bisa memaknai hidup dan nggak lagi berkutat di lingkaran kelabilan. Jujur seharusnya masa-masa labil itu harus sudah berlalu namun rasanya masih cukup sulit untuk aku hilangkan. Aku masih mempunyai emosi yang benar-benar nggak bisa dikendalikan dan hatiku ini masih sangat sensitif dengan hal-hal yang nggak penting.

wallpaper, untuk, motivasi, bermimpi

Aku ingin agar sisa umurku menjelang kematian ini semakin bisa kupergunakan dengan penuh tanggung jawab. Aku sadar tanggung jawabku ini masih sangat lemah. Bukan hanya untuk orang-orang disekitarku dan ayah ibu, terhadap diri sendiri pun aku masih lalai. Apalagi terhadap Tuhan yang telah memberiku hidup hingga saat ini, semuanya jauh dari yang mereka harapkan.

Setidaknya sampai saat ini aku masih tetap bermimpi. Terus bermimpi dan entah sampai kapan aku bisa terbangun dalam dunia imajinasi. Semua didukung oleh berbagai motivator yang pernah kutemui agar aku tetap bermimpi. Tapi apakah mereka tahu bahwa dunia tempatku berpijak terasa sangat menyulitkan, tak semudah yang mereka bilang. Entahlah.

gambar, guru, percobaan, fisika

Aku sangat memandang hebat profesi guru, bahkan sebelum aku menginjak usia sekolah dasar. Mungkin karena ayahku yang seorang guru mengaji, seseorang yang membuatku semakin terobsesi. Walau nantinya dimasa sekarang aku merasa bahwa ayah yang selalu kucinta ini sangat menyebalkan.

Dan sekarang aku terdampar di perkuliahan calon-calon guru fisika. Pelajaran berbagai rumus dan angka yang sangat saya tidak sukai. Namun disini saya mengenal bagaimana caranya menghargai proses. lebih mementingkan kejujuran walaupun salah adalah intinya. Kami nggak diperbolehkan memanipulasi hasi-hasil percobaan walaupun meleset dari teori, dan itu yang saya suka. Aku seakan belajar hidup sekali lagi dengan orang-orang sains.

Dan setelah lulus nanti tentu saya nggak akan menjadi guru fisika biasa. saya berusaha menjadi guru fisika yang nggak Cuma berkutat pada rumus-rumus yang membosankan. Belajar hidup, itulah yang yang terpenting. Apa gunanya bisa ratusan bahkan ribuan rumus fisika namun nggak bisa menerapkannya pada lingkungan dan masyarakat. Dimasyarakat nanti kita tidak akan ditanya apa rumus Einsteins, namun apa yang bisa lakukan agar berguna untuk tetangga dan masyarakat. Dan itulah yang akan saya tekankan, bukan sekedar berhitung dan membolak–balik rumus.

“Ilmu yang tidak dibarengi dengan perangai tentu akan membuat susah”

Aku sangat mencintai Indonesia dan sangat menghargai budayanya, terutama dengan kebudayaan asal daerah saya berpijak, Kalimantan Selatan. Ayah dan Ibu saya asli orang Banjar Pahuluan dan saya ingin budaya kami dikenal. Tentu sangat sulit namun bukanlah hal yang mustahil.

Saya bisa ngeblog dan tidak semua orang mempunyai minat disana. Bagaimana caranya agar ngeblog saya ini bukan hanya menghasilkan material duit dan duit, tetapi lebih bagaimana kegiatan itu bermanfaat bagi semua orang. Itu adalah sebagian dari latar belakang saya membuat blog T-Batiquers, blog berbasis toko online yang menjual batik-batik keren khusus anak muda. Karena pemuda adalah penerus peradaban dan apa kata dunia jika pemudanya sudah nggak mau lagi memakai batik. Rencananya saya juga akan menjual baju, jaket, dress, tas, dan aksesoris lainnya yang bermotif sasirangan, motif asli orang Banjar. Dan semoga saya bisa Go Internasional dengan batik dan Sasirangan.

model, cewek, sasirangan
Baju Motif Sasirangan

Saya ingin membangun perusahaan yang bergerak dalam media sosial masyarakat, baik itu media cetak dan elektronik bahkan media internet. Selain sebagai promosi kebudayaan Indonesia, saya juga ingin membantu kawan-kawan saya yang sedang terjangkit kegalauan. Saya adalah seseorang yang cukup percaya bahwa Galau bukanlah sesuatu yang harus dimusnahkan, namun diarahkan kejalan yang lebih baik. Banyak yang mengatakan bahwa galau itu nggak baik, mending ikut ini dan itu supaya galau itu hilang. Mudah memang teorinya untuk menghilangkan kegalauan, tetapi ini masalah hati, nggak bisa begitu saja menghilang dari permukaan. Saya pernah menemui kawan dan itu satu kost dengan saya. Uniknya, dia bisa menghasilkan tulisan, lagu, dan film yang sangat berkualitas disaat dia sedang galau. Luar biasa, dan itulah yang saya mau, mempublikasikan karya-karya hasil dia bergalau ria.

Selain itu aku ingin menyediakan media dengan berita-berita sehat, jauh dari berita pengaruh jurnalisme negatif. Ini akan menjadikan masyarakat belajar untuk lebih menghargai sesuatu, bukan hanya terbiasa berburuk sangka.

Dan kesimpulannya disisa umurku ini aku ingin mengerjakan beberapa hal. Pertama adalah menjadi guru fisika yang tidak sekedar guru fisika, tetapi bagaimana mengajari murid-muridku agar ilmu yang mereka dapatkan bisa berguna bagi kehidupan sehari-harinya. Selajutnya membangun sebuah perusahaan media sosial untuk membuat pembelajaran orang-orang penggunanya. Kemudian menyalurkan kegalauan yang dialami teman-temanku menjadi sesuatu karya yang luar biasa. kemudian aku akan memperkenalkan Indonesia dan berbagai kebudayaannya hingga nantinya aku berkata kepada bule-bule disekelilingku bahwa “I’m Indonesian and I’m Moslem.” Dan akhirnya aku dapat dengan tenang menutup mata tanpa dalam keadaan harta yang berlimpah, namun tak menyusahkan orang-orang yang mengurusku nantinya.

sebarkan facebook Twitter Google Plus
Andai Aku Panjang Umur | arief16 | 4.5