Sudut Pandang

Lupakan dulu sejenak tentang perseturuan KPK vs Polri. Lupakan dulu sejenak tentang sosok Novel Baswedan, seseorang yang mendadak terkenal ditelinga orang Indonesia. Lupakan juga masalah-masalah hutang piutang yang sedang menjeratmu.

Duduklah sebentar, tarik nafasmu dalam-dalam dan bersantailah. Semoga otakmu tidak tegang dan aliran darahmu masih lancar. Coba cek kondisi pernafasanmu, apakah ia masih mengeluarkan udara? Kalau ternyata hidungmu tak terasa mengeluarkan udara lagi, begitu pula dengan mulut dan saluran lainnya, maka kamu harus segera pergi ke Rumah sakit.

apakah kamu punya seorang tokoh idola? Ya artis atau politikus dan siapapun. Ayahmu, ibumu, atau bahkan dirimu sendirilah Idolanya.

Perlu kamu ketahui bahwa aku ini mempunyai banyak tokoh idola, bahkan aku mempunyai list tentang mereka. Ah, selabil itukah aku? Mungkin iya.

Dan tokoh-tokoh seperti Baginda Nabi Besar Muhammad SAW dan Sollahuddin Al Ayyubi adalah penghuni teratas dari daftar tokoh idolaku. Disusul oleh pahlawan-pahlawan seperti Pangeran Antasari dan KH Zaini Abdul Ghani Al Banjari.

Gambar, Pangeran, Antasari
Pangeran Antasari

Dunia hiburan para artispun tidak luput dari pengawasanku, sebut saja seorang remaja bernama Aluna Sagita atau yang lebih dikenal dengan Gita Gutawa, grup band Padi, Last Child, Letto, SID, hingga peterpan yang kalu tidak salah sekarang namanya Noah.

Aku juga menggemari olahraga Sepakbola dan aku sangat menghargai seorang David Silva dan Carlos Tevez. Mungkin kamu yang suka bola bisa menebak-nebak sekarang aku menjadi pendukung klub yang mana.

Hampir semua tokoh yang kukagumi memiliki kepribadian yang luar biasa. Kamu kenal Gita Gutawa? Dia itu memiliki segudang prestasi didunia musik, namun prestasinya dibidang akademik juga perlu diacungi 4 jempol. Beberapa kali juara umum di sekolah unggulan dan mempunyai kemampuan akademik dalam berbagai bidang (kecuali olahraga) merupakan hal yang luar biasa yang sangat jarang bisa dicapai anak Indonesia kebanyakan.

Tak perlu juga kuceritakan tentang pribadi Nabi Muhammad dan tokoh besar seperti Shollahuddin Al Ayyubi dan yang lainnya. Kamu bisa saja tanya langsung ke mbah Google tentang mereka dan ingatlah suatu pepatah “Si mbah selalu benar karena umur dan pengalamannya”.

Namun demikian, ada seseorang yang dianggap janggal masuk dalam kategori Idolaku, dialah Ariel Peterpan (sekarang Noah ya?). Lucu juga tadi pagi denger tanggapan salah satu kawan baikku pas aku beritahu tentang ini. Diakan pernah bikin pilem gituan? Kena kasus lagi. Kok kamu bisa suka sih dengannya? Jangan-jangan kamu suka yang begituan ya?

Tak lain dan tak bukan jawabannya adalah soal kualitas dan selera. Untuk kali ini memang saya menilainya dari kualitas lagu-lagu yang berhasil dia ciptakan. Aku masih ingat lagunya yang berjudul ‘Aku dan Bintang’ lagu yang mengingatkanku akan peristiwa Isra dan Mi’raj. Lagu-lagu zaman dulu macam mimpi yang sempurna dan ada apa denganmu juga aku masih ingat.

Sampai sekarang, aku masih dengerin lagu-lagu seperti ‘Diatas Normal’, ‘Tak Ada Yang Abadi’, dan ‘Membebaniku’ ketika aku sedang gundah. Pas aku bahagia maupun Galau, rasanya lagu-lagu Peterpan memang bisa menjadi teman curhat.

Lalu gimana dengan lagunya yang sekarang?

Pernahkah kamu meresapi lagu yang berjudul ‘Dara’? Ya, bagiku lagu itu benar-benar luar biasa. Kekuatan liriknya sangat terasa. Lagu ini mengingatkanku pada lagu Peterpan yang lain berjudul ‘Tertinggal Waktu’. Meski dalam konteks yang berbeda, kedua lagu tersebut dengan mudahnya merasuk dan memotivasi diri kita.

Dalam album terbaru Noah pun ada lagu yang membikin aku jatuh hati. Coba kau setel lagu Noah yang berjudul ‘Terbangun Sendiri’.

Setidaknya dibalik banyaknya kekurangan pada personalitinya, karya-karya yang ditelurkan oleh Ariel, Peterpan, dan Noah bisa dibilang sangat berkualitas. Terkecuali videonya yang itu tentunya.

sebarkan facebook Twitter Google Plus
Arief Putera - Aku Nggak Suka ‘Mesum’ - Teropongku.com - 628-9897-54-275 -33285 - 1145892