Maaf kalo misalnya dipostingan ini saya menyinggung perasaan kawan-kawan blogger sekalian. Ini hanya sekedar pendapat, jadi jangan terlalu dipikirkan. Memang sepertinya ada yang hilang dari blogger, setidaknya seperti itulah yang saya rasakan.
Saya teringat disaat saya pertama kali mengenal blogger, mungkin sekitar tahun 2008an lah. Saat itu kayaknya kegiatan ngeblog nggak terlalu seperti ini deh. Dulu sih rasanya isi blog ya cuman curhatan-curhatan penulisnya, dan itu laku. Dulu isi sebuah blog layaknya seperti twitter begitu deh.
Tapi sekarang, kayaknya penggiat blog beraliran curahan hati sudah meninggalkan profesinya. Sebagian besar masih menjalani kegiatan ngeblog, dengan topik yang berbeda tentunya. Kebanyakan sih berkutat dengan masalah tips dan trik dibidang teknologi, entah itu masalah internet gratis, handphone, blogger, dan jenis teknologi yang lainnya. Para blogger yang mengambil niche tentang sebuah dunia hiburan juga relatif banyak. Banyak yang menjadikan blognya layak seperti portal berita online. Seakan sok tahu memang, tapi nggak masalah juga kok. Lha wong saya juga memiliki blog portal hiburan kok. Sebagian blogger curahan hati lainnya hilang entah kemana, lebih sibuk dengan kehidupan dunia nyatanya.
Mungkin para penggiat blog curhat lebih memilih twitter dan facebook sebagai medianya. Ya memang harus diakui bahwa kedua jejaring social tersebut mempunyai kelebihan-kelebihan tertentu. Terasa lebih simpel memang, dan kegiatan menulis masih bisa dilaksanakan tanpa harus ada target tertentu, target minimal posting perhari atau target kata dalam postingan misalnya. Tulisan nggak perlu terlalu panjang dan banyak orang bersedia menanggapi. Untuk sebuah artikel yang cukup panjang, gunakan saja catatan facebook.
Kegiatan melelahkan seperti blogwalking juga tidak diperlukan. Cukup memperbanyak pertemanan, itu sudah cukup. Tak perlu lagi mengindahkan penulisan dengan tata kaidah SEO, yang penting asyik atau kontroversial, pasti semuanya mendapat tanggapan.
Jejaring sosial facebook dan twitter juga dianggap tidak mematikan kreativitas seseorang. Kapanpun ide itu muncul dengan segera bisa dipublikasikan, mengingat twitter dan facebook bisa diakses didalam kesempatan apapun, bahkan didalam toilet sekalipun. Berbeda dengan blogger yang tentunya memerlukan waktu untuk membuat sebuah postingan. Terkadang ide yang sudah muncul terpaksa tidak bisa diposting hanya karena masalah waktu atau kelupaan karena lamanya ide tersebut tidak dieksekusi.
Uniknya lagi, banyak saya temukan blogger-blogger galau yang berjenis kelamin perempuan, berbanding terbalik dengan jumlah blogger curhat lelaki. Entah menjadi kesepakatan bersama atau seperti apa, nyatanya lelaki yang menulis diary itu dianggap alay dan alay itu perlu dibasmi. Padahal ingatkah kamu seorang pengembara yang bernama Marco Polo? Bukankah diary kepunyaannya menjadi rujukan banyak ahli sejarah dunia. Dan perlu di ingat bahwa Marco Polo itu seorang lelaki, lalu apakah dia masuk dalam kategori alay? mungkinlah. Tapi bukan menutup kemungkinan ada lelaki yang menjadi blogger galau maksimal ya, sebagai contoh blognya aditya regass dan fiscus wannabe.
Sepertinya saya bisa sedikit menyimpulkan bahwa "Lelaki Normal" itu nggak layak memiliki blog curahan hati, entahlah.
Efeknya, sepertinya saya agak sulit menemukan blog yang seniche dengan saya. Maksudnya adalah blog yang sangat saya suka. Ada beberapa memang yang menceritakan kehidupannya, tapi tak diliputi emosi layaknya blogger galau lain. Didalam blog galau, emosi itulah kuncinya. Bagaimana menyampaikan perasaan tepat ke hati orang lain, itulah sulitnya. Bagaimana berimajinasi dan merasakan apa yang mereka rasakan, itulah yang memang saya suka. Dengan demikian, menjadi blogger galau itu nggak gampang-gampang banget.
Kalaupun ada juga, mereka bukanlah orang yang aktif di dunia blogger. Akibatnya ya jarang blog dikunjungi balik. Itulah peliknya. Mereka tidak mengindahkan visitor, ah whatever.
Intinya adalah, sekarang saya lagi nyari blog-blog galau yang memang bisa ngerefresh kepala saya. Bukan berarti bogger yang lain nggak bagus ya, ini cuman masalah selera. Bukan berarti juga blog saya ini bagus. Saya sadar banyak kekurangan disana-sini, tapi tak mengapa, setidaknya saya sudah berusaha.
Semoga artikel ini bermanfaat. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.teropongku.com/2013/01/ada-yang-hilang-dari-blogger.html. Terima kasih telah membaca artikel ini.
Saya teringat disaat saya pertama kali mengenal blogger, mungkin sekitar tahun 2008an lah. Saat itu kayaknya kegiatan ngeblog nggak terlalu seperti ini deh. Dulu sih rasanya isi blog ya cuman curhatan-curhatan penulisnya, dan itu laku. Dulu isi sebuah blog layaknya seperti twitter begitu deh.
Tapi sekarang, kayaknya penggiat blog beraliran curahan hati sudah meninggalkan profesinya. Sebagian besar masih menjalani kegiatan ngeblog, dengan topik yang berbeda tentunya. Kebanyakan sih berkutat dengan masalah tips dan trik dibidang teknologi, entah itu masalah internet gratis, handphone, blogger, dan jenis teknologi yang lainnya. Para blogger yang mengambil niche tentang sebuah dunia hiburan juga relatif banyak. Banyak yang menjadikan blognya layak seperti portal berita online. Seakan sok tahu memang, tapi nggak masalah juga kok. Lha wong saya juga memiliki blog portal hiburan kok. Sebagian blogger curahan hati lainnya hilang entah kemana, lebih sibuk dengan kehidupan dunia nyatanya.
Mungkin para penggiat blog curhat lebih memilih twitter dan facebook sebagai medianya. Ya memang harus diakui bahwa kedua jejaring social tersebut mempunyai kelebihan-kelebihan tertentu. Terasa lebih simpel memang, dan kegiatan menulis masih bisa dilaksanakan tanpa harus ada target tertentu, target minimal posting perhari atau target kata dalam postingan misalnya. Tulisan nggak perlu terlalu panjang dan banyak orang bersedia menanggapi. Untuk sebuah artikel yang cukup panjang, gunakan saja catatan facebook.
Kegiatan melelahkan seperti blogwalking juga tidak diperlukan. Cukup memperbanyak pertemanan, itu sudah cukup. Tak perlu lagi mengindahkan penulisan dengan tata kaidah SEO, yang penting asyik atau kontroversial, pasti semuanya mendapat tanggapan.
Jejaring sosial facebook dan twitter juga dianggap tidak mematikan kreativitas seseorang. Kapanpun ide itu muncul dengan segera bisa dipublikasikan, mengingat twitter dan facebook bisa diakses didalam kesempatan apapun, bahkan didalam toilet sekalipun. Berbeda dengan blogger yang tentunya memerlukan waktu untuk membuat sebuah postingan. Terkadang ide yang sudah muncul terpaksa tidak bisa diposting hanya karena masalah waktu atau kelupaan karena lamanya ide tersebut tidak dieksekusi.
Uniknya lagi, banyak saya temukan blogger-blogger galau yang berjenis kelamin perempuan, berbanding terbalik dengan jumlah blogger curhat lelaki. Entah menjadi kesepakatan bersama atau seperti apa, nyatanya lelaki yang menulis diary itu dianggap alay dan alay itu perlu dibasmi. Padahal ingatkah kamu seorang pengembara yang bernama Marco Polo? Bukankah diary kepunyaannya menjadi rujukan banyak ahli sejarah dunia. Dan perlu di ingat bahwa Marco Polo itu seorang lelaki, lalu apakah dia masuk dalam kategori alay? mungkinlah. Tapi bukan menutup kemungkinan ada lelaki yang menjadi blogger galau maksimal ya, sebagai contoh blognya aditya regass dan fiscus wannabe.
Sepertinya saya bisa sedikit menyimpulkan bahwa "Lelaki Normal" itu nggak layak memiliki blog curahan hati, entahlah.
Efeknya, sepertinya saya agak sulit menemukan blog yang seniche dengan saya. Maksudnya adalah blog yang sangat saya suka. Ada beberapa memang yang menceritakan kehidupannya, tapi tak diliputi emosi layaknya blogger galau lain. Didalam blog galau, emosi itulah kuncinya. Bagaimana menyampaikan perasaan tepat ke hati orang lain, itulah sulitnya. Bagaimana berimajinasi dan merasakan apa yang mereka rasakan, itulah yang memang saya suka. Dengan demikian, menjadi blogger galau itu nggak gampang-gampang banget.
Kalaupun ada juga, mereka bukanlah orang yang aktif di dunia blogger. Akibatnya ya jarang blog dikunjungi balik. Itulah peliknya. Mereka tidak mengindahkan visitor, ah whatever.
Intinya adalah, sekarang saya lagi nyari blog-blog galau yang memang bisa ngerefresh kepala saya. Bukan berarti bogger yang lain nggak bagus ya, ini cuman masalah selera. Bukan berarti juga blog saya ini bagus. Saya sadar banyak kekurangan disana-sini, tapi tak mengapa, setidaknya saya sudah berusaha.
Semoga artikel ini bermanfaat. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.teropongku.com/2013/01/ada-yang-hilang-dari-blogger.html. Terima kasih telah membaca artikel ini.




Close
kunjungan balik plus perdana di blog ini. mantap artikelnya kawan, biasa jadi bahan masukan buat para blogger. btw, asli banjarmasin ya bro? saya dari bagian tengah atau tepatnya dari kalteng. hanya agak ke pedalaman alias di kampung dalam kabupaten barito.
BalasHapuskalo pengen nyari yang refresh, silahkan klik di labels cuap-cuap blog saia
Makasih mas, hehe . . . ntar ke TKP deh.
HapusSaya di banjarmasin cuman kuliah mas, kalo aslinya di kalimantan selatan juga, tapi didaerah hulu Sungai.
Salam Kenal, salam utk masyarakat kabupaten Barito ya . . .
Waduh, yang dicari yang galau nih. . . :p
BalasHapusYang galau yang berprestasi . . . . hihi
Hapusbanyak Mas yang bisa menjadi tujuan BW. coba deh ke teman-teman saya. isinya galau semua, haha..
BalasHapushehe, iya mas. udah saya cek tadi pagi. Thanks kunjungannya
Hapussama-sama Mas
Hapusini ataupun itu buat orang desa ngga ngaruh, yang penting bisa meluapkan amarah, kekesalan sekaligus hayalan, mau alay, oloy ataupun iliy yang penting asoy geboy selalu deh.
Hapussayang marcopolo ngga pernah tau dikaki gunung kareumbi ini ada Desa Cilembu yang indah dan permai yang didalamnya ada laki-laki kasep bertahi lalat mirip rano karno....:o)
setuju kan kang zach??
dateng lagi mo ngajakin ngopi dan ngemil ubi cilembu
Hapuscilembu ye . . . saya juga kagak tau mas daerah mana itu. hihi
HapusHaha...
BalasHapusYang jelas,,
saya jadi diri sendiri ja deh sob,...!!!
:)
Good Job !!!
Hapuscemungudh ya . . .
hallo salam kenal..
BalasHapusbanyak perubahan berarti banyak warna banyak variasi. bukannya itu lebih indah? hehehe.. >.<
Semoga aje kayak begitu mbak, salam kenal :)
HapusJangan sedih dan galau kan masih ada teman-teman blogger disini yang bisa support semangatnya buat nuangkan inspirasi baru tentunya.
BalasHapusSiip, semangatt !!!!
Hapusterus semangat pokoknya mas..hehe
BalasHapusWokeh . . .
Hapusmemang gitu dah, duania terus berputar, suatu saat pasti akan ketemu atau kembali lagi seperti awalnya, hehehehe #sotoyague
BalasHapusemang sotoy , , , :)
Hapustapi ada benernya juga, walau nggk teruji secara Ilmiah
yayaya...blogku judulnya tekhnik blogging,tapi aku juga sering buat posting galau kok.
BalasHapusmenurut saya sih,seorang lelaki ga salah nulis diary online gitu....hehe.
jalani aja lah apa adanya yg penting enjoy.
yup
Hapusmenjalin tali silaturahmi di sabtu siang, selamat malam mingguan
BalasHapusSelamat sabtu malam :)
Hapussalamat malam minggu ya kakak
BalasHapusSelamat sabtu malam, :)
Hapuswah itu kok ada 2 blog yang sobat alay sech... wah apa g marah tuch yang punya blog sobat. hehehe
BalasHapusmemang kebanyakan bloggerwati artikelnya banyak yang curahan hati sobat, maklum namanya juga wanita, perlu kelembuatan sobat.
kalau buat yang cowok sech nokoment dech hehehehe
hehe, insyaAllah nggak marah mereka . . .
Hapusiya ya gan. blog tidak seperti dulu, walau aku juga tidak tau dulu seperti apa. hehehe. tapi dari cerita ente, emang kunci nya itu adalah luapan perasaan si. Sekarang ngeblog lebih ke cari uang, jadi bahasanya pun formal. Tapi ya itu lah, semua memang berubah dan akan selalu berubah.
BalasHapusHeeh, Perubahan itu pasti ya mas . . .
Hapussemua pasti berubah. ga ada yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri. dia akan abadi..
Hapusyup
Hapusbanyak blogger indonesia masih dalam proses menjadi blogger profesional
BalasHapusYup, btw Blogger Profesional itu kayak gimana?
HapusKalau blog ini galau dalam memperkenalkan jogja kepada dunia online. Alay g tuh... Salam kenal.
BalasHapusNggak tau, salam knal :)
HapusMungkin cuma berubah konsep. Blogger galau juga kan makin kesini-sini makin dewasa dan mereka sudah gak galau lagi. Dan kemudian tongkat estafet para blogger galau yang dipelopori oleh Raditya Dika dulu juga gak mengalir lancar. Hmmm, gimana ya? Soalnya, RD juga kan saat ini mengubah konsep dan gak galau lagi. Hmm, maksud gue, tren blogger juga berganti. Ya, bisa berganti media, bisa berganti selera. Sekarang yang mereka - para blogger generasi setelah blogger galau menjadi dewasa - juga melihat blogger sudah tidak galau. Ya, otomatis mereka juga semakin pintar.
BalasHapusAh, komentar saya ini mbingungi yang nulis sendiri :(
Hahaha, oke deh. Intinya para blogger itu mengikuti perkembangan zaman dan tren kan maksudmya. Okelah
HapusDulu awal2 saya juga ngeblog dengan cerita harian. belakangan saya pikir2 cerita harian diunggah ke publik juga gak baik. takut ada mantan saya yang mergokin cerita saya selingkuh soalnya :D. tapi, intinya blogger galau masih ada, hanya bersembunyi. apa pula itu?
BalasHapusAstaga . . . .
HapusSaya tuh tadi lagi cari streaming antv buat nonton persisam v. persib tapi ketemu blog ini karena ada streamingnya. Tidak tau kenapa, susah streamingnya di mana-mana. Terus saya komentar juga tentang cerita seputar 'motivasi lotek'.
HapusKalau menurut saya, blogger sekarang sudah banyak berpindah haluan sepertinya. Kalau buat blog, yang buat berkutat dengan bisnis online. Atau sudah ditinggalkan jadi buat website, ya... buat bisnis online juga. Makanya banyak blog yang isinya seputar tip dan trik atau teknologi begitu.
Pendapat saya, kalau curhat yang dilakukan seperti marco polo sudah banyak dilakukan/hal yang umum oleh umat Islam, terutama ketika umat Islam gilang gemilang di spanyol. Diary bagi mereka tak terpisahkan. 'Curhat' mereka itu merupakan bagian sumber kajian keilmuan dan diskusi untuk menemukan solusi atau lainnya agar sesuatu terpecahkan atau lebih baik.
Boleh berkunjung ke blog rintisan saya di http://pialadunia-sepakbola.blogspot.com dan http://www-ebook-gratis-blogspot.com.
Terima kasih.
salam kenal gan,,kunjungan perdana niihh
BalasHapus