Cara Mengatasi Bau Kaki Dengan Merendamnya di Larutan Ini
Tetap Bugar

Bau sepatu berkaitan erat dengan kondisi kaki pemakainya, bukan bahan sepatu atau model sepatu. Interaksi antara bakteri dan keringat di kaki memproduksi aroma menyengat, apalagi di lingkungan gelap dan lembap.

Walaupun sesungguhnya keringat murni itu sendiri tidak berbau, keberadaan keringat memicu aktivitas bakteri memproduksi gas berbau tidak sedap yang menjadi sumber utama bau kaki. Kebiasaan Anda memakai kaus kaki dan alas kaki juga turut berpengaruh pada bau di dalam sepatu walaupun tidak sebesar pengaruh bakteri dan keringat.

Tiga larutan berikut ini bisa menjadi cara menghilangkan bau sepatu dengan mengatasi sumber masalahnya, yaitu kondisi kaki. Masing-masing larutan memanfaatkan bahan-bahan yang umum tersedia sehari-hari di dapur. Gunakan untuk merendam kaki secara rutin hingga masalah teratasi.

Jika satu larutan tidak cukup ampuh, coba beralih ke pilihan yang lain hingga Anda menemukan larutan yang sesuai untuk kaki Anda.

1. Bubuk soda kue dan perasan buah sitrun

Bubuk soda kue memiliki banyak khasiat, baik untuk membersihkan rumah maupun untuk merawat diri. Untuk kaki, bubuk soda kue bekerja secara alami mengendalikan bau dengan membunuh bakteri dan jamur.

Sedangkan perasan buah-buahan sitrun—jeruk lemon dan jeruk nipis—membantu mengatasi keringat berlebihan dan memberikan bau segar. Kombinasi keduanya menarget masing-masing sumber masalah di kaki.

Petunjuk:

Campur 30 gram bubuk soda kue, perasan 1 jeruk lemon atau jeruk nipis, dan 1,5 liter air hangat di baskom atau ember, Anda bisa menambahkan ampas jeruk nipis atau jeruk lemon beserta daunnya.

Aduk hingga bubuk soda kue larut sehingga air agak berbuih. Rendam kaki Anda selama 20-30 menit, lalu keringkan.

2. Teh hitam

Teh hitam bisa menjadi alternatif cara menghilangkan bau sepatu dan kaki yang efektif berkat kandungan tanin yang bersifat asam di dalamnya. Tanin menciptakan lingkungan hidup yang tidak nyaman bagi bakteri sekaligus mengencangkan jaringan-jaringan tubuh, termasuk kelenjar keringat.

Memang hingga kini sulit menemukan bukti penelitian ilmiah yang mendukung klaim ini, tapi metode ini tetap patut Anda coba. Teh hitam yang dimaksud di sini adalah teh biasa, bukan teh hijau, bisa berupa teh celup atau teh saring.

Petunjuk:

Tuang sekitar 750 ml air panas atau air mendidih ke baskom tahan panas, lalu tambahkan 5 kantung teh celup atau 10 gram teh lepas.

Biarkan teh terseduh selama 10 menit sambil diaduk-aduk untuk membantunya mengeluarkan warna teh.

Tambahkan air dingin untuk menurunkan suhu air panas hingga hangat dan nyaman di kulit.

Gunakan untuk merendam kaki Anda selama 20 menit setiap hari.

3. Cuka dapur

Ada beberapa jenis cuka yang bisa Anda pilih untuk merendam kaki bau, antara lain cuka apel, cuka belimbing wuluh, cuka putih (alkohol suling), dan cuka anggur. Semua jenis tersebut memang berbau asam tajam, tetapi justru sifat asamnya itulah yang akan menciptakan lingkungan yang tidak nyaman bagi bakteri untuk berkembang biak. Pilih cuka tanpa warna agar tidak berisiko menimbulkan bekas di kulit kaki.

Petunjuk:

Larutkan 100 ml cuka di dalam 1,5 liter air hangat di baskom atau ember.

Rendam kaki Anda di dalamnya selama 15 menit dua kali sehari—pagi sebelum mengenakan sepatu dan sore setelah melepas sepatu.

Anda bisa membilas kaki dengan air bersih setelah direndam jika menurut Anda perlu, lalu keringkan dengan handuk.

Bau kaki tidak hanya menyiksa hidung Anda dan orang-orang di sekitar Anda, tetapi juga menyiksa sepatu Anda, jadi atasi sesegera mungkin!

sebarkan facebook Twitter Google Plus
Arief Putera - Cara Mengatasi Bau Kaki Dengan Merendamnya di Larutan Ini - Teropongku.com - 628-9897-54-275 -33285 - 1145892