Kapan Terakhir Kali Anda Memuji ?
Buah Hati

” Semua orang punya impian.
Dari impian, datang harapan
Semua orang perlu impian.
Dengan impian, ada kekuatan.
Impian menyinari hatimu bagai mentari,
menerangi seluruh duniamu.
Impian membimbingmu ke jalan yang benar,
memberimu keberanian
untuk melangkah maju.

Sejak aku dilahirkan,
,,Aku punya impian.
Impianku adalah…
Papa dan Mama akhirnya datang ke pertunjukanku.

Aku senang, tapi yang lebih penting
mereka menemukan kunci yang dimaksud Pak Hao.
Semua orang punya kunci itu dalam diri mereka.

Saat kita masih kecil
ada begitu banyak dukungan dan pujian
untuk membantu kita melewati rintangan.

Kita tidak sadar betapa beruntungnya kita saat itu.

Seiring waktu berlalu,
dukungan dan pujian itu
berubah seiring kita beranjak dewasa.
Semua jadi berbeda.

Berikanlah lebih banyak pujian.
Lihatlah sisi baik seseorang.
Apa itu sulit

Semua orang butuh pujian.
Tapi kenapa kita sering ragu
untuk sekedar memberi pujian?

Dalam diri setiap anak,
ada sisi gelap dan sisi terang.
Carilah sisi terang,
dan semua yang baik akan muncul.

Ada pepatah yang berbunyi,
“Barang berguna dipakai dengan salah akan jadi tidak berguna.”
“Barang tidak berguna dipakai dengan benar akan jadi berguna.”

Kepala Sekolah dan Pak Fu mengakui bakat kak Chengcai.
Dan terciptalah keajaiban.

Dari sini, kita belajar
pengakuan terhadap seseorang adalah sumber kekuatan.

Kak Chengcai tidak lagi tanpa harapan.

Keajaiban ini mungkin berasal dari
sepatah kata yang paling sederhana . . .
ekspresi, atau tindakan yang paling kecil sekalipun.

Kita tak pernah tahu
apa yang bisa kita ubah.”

(Diambil dari prolog film I’m Not Stupid Too)

Dari kutipan diatas, adakah hal baik yang dapat anda ambil sebagai renungan?
Setiap orang dilahirkan dengan keadaan yang berbeda-beda. Mereka semua unik dan memiliki kemampuan yang luar biasa. Kesalahan kita sebagai orang tua ataupun guru biasanya mempunyai penilaian berhasil atau gagal maupun hebat atau tidaknya seseorang hanya lewat pemikiran kita saja. Sedangkan kemampuan yang anak-anak kita miliki menjadi terabaikan.

Dalam diri seorang anak terdapat sisi terang dan sisi gelap. Fokus lah kepada sisi terangnya, maka keajaiban akan terjadi. Kebiasaan kita biasanya     terfokus kepada sisi gelapnya, inilah yang menyebabkan anak-anak menjadi membangkang karena harus mengerjakan apa-apa yang tidak mereka bisa. Mereka akan mengadakan perlawanan, baik secara sembunyi maupun terang terangan jika mereka harus mengerjakan apa yang mereka tidak bisa.

Analoginya seperti ini, jika anda adalah seorang lulusan S3 diluar negeri. Sekarang anda bekerja disebuah perusahaan menjadi seorang manager. Kantor pribadi anda nyaman dan ber AC. Suatu hari, bos anda memerintahkan agar anda ikut membantu para buruh yang sedang bekerja membangun gedung baru. Anda diminta untuk mengaduk semen, mengecat dinding, dan bekerja dibawah terik matahari. Anda terpaksa mengerjakan semua ini karena anda diancam akan dipecat jika tak mengambil tugas ini.
Jika seperti ini, apa yang anda lakukan?
Apakah anda akan berontak?
Apakah anda berpikir anda sebagai lulusan S3 tentu akan mudah mendapatkan pekerjaan yang lebih layak diperusahaan lain?

Seperti itulah kira-kira pemikiran anak-anak anda. Jika ia disuruh melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kemampuan yang ia miliki, tentunya ia akan melakukan pemberontakan. Jika karyanya tidak dianggap, maka ia akan mencari orang lain yang dapat menganggap ada karyanya, tak peduli apakah ia seorang yang baik atau bajingan. Ingatlah, anak anda juga seorang manusia, artinya ia memiliki pemikiran dan perasaan sendiri yang tentunya mungkin berbeda dengan anda, jadi jangan dipaksakan.

Jika anda sudah dapat melihat karyanya, maka berikanlah pujian. Pujian atas sekecil apapun dari hasil karyanya.
Coba ingatlah, kapan terakhir kali anda memuji?
Berapa kali anda pernah melontarkan pujian?
Apa sih susahnya memuji?

Jika anda masih bingung dengan apa yang saya sampaikan dan anda benar-benar menginginkan anak anda berhenti membangkang, ada rekomendasi film yang bagus untuk anda. Di film ini digambarkan dengan jelas penyebab pembangkangan-pembangkangan seorang anak. Film itu adalah I’m Not Stupid Too (Singapore Movie)

sebarkan facebook Twitter Google Plus
Kapan Terakhir Kali Anda Memuji ? | arief16 | 4.5