Mengisi Waktu Ngabuburit agar Lebih Bermakna
Inspiratif

Dilihat dari asal katanya ngabuburit berasal dari bahasa Sunda yaitu burit, artinya waktu menjelang sore. Atau menunjukkan waktu akan menjelang maghrib. Ngabuburit sering dikaitkan dengan waktu berbuka puasa dibulan ramadhan. Karena sejak masuk waktu ashar hingga maghrib banyak orang yang keluar rumah untuk mencari juadah, tempat berbuka puasa hingga bertemu teman. Hal ini menyebabkan jalanan macet khususnya sejak habis ashar.

Kegiatan ngabuburit seolah sudah menjadi kebiasaan khususnya di bulan ramadhan. Banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat dan lebih bersemangat mengingat waktu berbuka sudah dekat. Tingkah pola masyarakat saat ngabuburit nyatanya sangat beragam dari mulai yang serius hingga aneh. Jika kamu memperhatikan menjelang ngabuburit orang akan lebih suka berkeliaran di luar rumah bahkan ada sebagian yang ngebut-ngebutan di jalan. Padahal jika ngabuburit diisi dengan kegiatan yang positif, ibadah puasamu akan lebih berpahala. Apa sajakah itu? Berikut cara mengisi waktu ngabuburit agar lebih bermakna.

Taddarus sembari menunggu waktu berbuka

Taddarus atau mengkasi qur’an dibulan ramadhan sangat banyak pahalanya. Kegiatan ini selalu ada dibulan ramadhan namun biasanya dilakukan sehabis sholat tarawih. Hal ini membuat kegiatan taddarus kurang diminati, alangkah baiknya jika ngabuburit diisi dengan taddarusan. Selain bermanfaat juga berpahala.

Membagi takjil kepada para dhuafa

Sedekah di bulan ramadhan sangat baik apalagi memberi makan ketika berbuka kepada orang yang berpuasa. Banyak orang yang sudak membeli makan berlebihan akibat nafsu karena seharian tidak makan. Agar tidak mubazir cobalah untuk memberi sebagian makanan tersebut kepada para dhuafa. Kamu bisa melakukannya bersama teman atau keluarga.

Bersih-bersih lingkungan sambil menunggu waktu berbuka.

Kesibukan kita sehari-hari kadang melalaikan kita dalam memperhatikan lingkungan sekitar tempat tinggal. Pun bersilaturahmi bersama para tetangga. Kegiatan ngabuburit bisa diisi dengan gotong-royong membersihkan tempat tinggal. Selain bersih juga kembali mengeratkan tali silaturahmi bersama tetangga.

Membuat makanan sendiri bersama anggota keluarga

Dijaman digital saat ini jarak antara orang tua dan anak-anak semakin lama semakin kelihatan. Jadikan moment ramadhan untuk membali merangkul sesama anggota keluarga. Antara orang tua dan anak. Membuat menu berbuka bersama-sama misalnya. Selain hemat kehangatan dalam rumah tangga dapat dikembalikan bersama indahnya ramadhan.

sebarkan facebook Twitter Google Plus
Arief Putera - Mengisi Waktu Ngabuburit agar Lebih Bermakna - Teropongku.com - 628-9897-54-275 -33285 - 1145892