Impian Besar Meikarta: Solusi Mengatasi Masalah Kependudukan Indonesia
Bisnis Properti

Sebagai salah satu negara dengan penduduk terbanyak di dunia, Indonesia mengalami berbagai macam masalah kependudukan. Berbagai masalah tersebut muncul karena berbagai faktor, diantaranya faktor geografis yang sangat beragam dari negara ini serta struktur kependukan masyarakat itu sendiri.

Masalah yang paling terlihat secara kasat mata adalah tentang ketidakmerataan penyebaran penduduk sehingga menimbulkan padatnya kota-kota besar, terutama Jakarta sebagai ibu kota negara secara de jure sekaligus ibu kota industri secara de facto. Beberapa pendapat menyebutkan ketidakmerataan ini disebabkan karena tidak ratanya pembangunan fasilitas di berbagai wilayah.

Selain itu, masalah pengangguran juga semakin menjadi-jadi. Banyak sekali pemuda yang bahkan sudah bergelar sarjana namun luntang lantung tidak jelas mencari pekerjaan. Yang sedang bekerja pun, banyak dari mereka yang tidak mendapatkan pekerjaan selayaknya dengan standar kompetensi yang sesuai karena lapangan kerja yang ideal yang tersedia sangat tidak memadai. Jika dikutip dari koran-jakarta.com jumlah penganggur khususnya di DKI Jakarta mencapai 7 juta jiwa.

Meikarta – Solusi Masalah Kepadatan Penduduk dan Pengangguran

Dalam berbagai masalah kependudukan ini, Meikarta hadir dengan menawarkan solusi. Kota canggih yang akan di bangun di kawasan cikarang ini, disebut-sebut akan setara dengan kota Tokyo dan Las Vegas.

Kawasan ini akan membangun tujuh pusat perbelanjaan dengan luas total 1,5 juta m2, pusat kesehatan dan rumah sakit internasional, pusat keuangan internasional, 10 hotel internasional berbintang lima, perpustakaan nasional, opera theatre and art centre, 100 SD internasional dan sekolah nasional plus, 50 SMP, SMA nasional, dan internasional, serta tiga universitas nasional, pusat riset industri, International Exhibition Center, dan Indonesian Silicon Valley. Kota ini juga akan dilengkapi innovative infrastructure & transportation, high tech CBD & research hub, business & commercial hub, green sustainable living, serta center for the arts, culture & education.

Dengan lengkap dan canggihnya sarana dan prasarana tersebut, diharapkan Meikarta Kota Baru menjadi pilihan alternatif bagi penduduk Indonesia untuk bertempat tinggal. Dengan demikian, permasalahan kepadatan penduduk di kota besar, terutama DKI Jakarta bisa sedikit diturunkan.

Selain fasilitas yang sudah disebutkan sebelumnya, Meikarta juga akan menciptakan area komersial, industri jasa, industri pengetahuan dan teknologi yang bertaraf internasional. Karena lokasi yang strategis, Meikarta dikelilingi oleh puluhan ribu perusahaan dalam radius 50 km-nya, di mana 4.000 dari perusahaan-perusahaan tersebut merupakan perusahaan international. Dengan ini diharapkan akan membuka lebar-lebar lapangan kerja ideal untuk anak-anak bangsa dengan berbagai macam pilihan bidang. Tentu ini berdampak pada naiknya taraf hidup anak muda itu sendiri.

Meikarta hadir sebagai solusi atas kemacetan, kualitas hidup, bad urban planning, dan minimnya lapangannya kerja yang terjadi di Indonesia, terutama Jakarta.

Lalu, Apa Sebenarnya Meikarta?

Meikarta sendiri adalah nama sebuah calon kota baru di daerah Cikarang berskala internasional. Sebuah inovasi terbaru daripada Lippo Group di mana kota Meikarta dengan nilai investasi proyek lebih daripada Rp278 triliun. Proyek kota baru Meikarta adalah proyek Lippo terbesar yang pernah dikerjakan dalam 67 tahun sejarah berdirinya group Lippo.

Meikarta terletak di Cikarang, di jantung koridor Jakarta-Bandung yang dikelilingi oleh 7 kota industri seperti Jabaleka, Lippo Cikarang, MM2100, Delta MAS, EJIP, Karawang, dll. Ribuan perusahaan raksana nasional dan internasional berada dalam koridor ini dengan ratusan ribu staf, karyawan, dan jutaan pekerja di kawasan ini.

Kota Meikarta Cikarang akan hadir sebagai kota modern terlengkap, terindah dengan infrastruktur terlengkap di Asia Tenggara.

Dengan penduduk yang selalu aktif dan dinamis, Meikarta sangat memperhatikan aksebilitas kotanya. Infrastruktur yang akan hadir di Meikarta diantaranya ialah:

  • Kereta api cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung.
  • Pembangunan Patimban Deep Seaport
  • Pembangunan APM Monorail menyatukan tujuh kota baru di sekitar Meikarta.
  • Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Elevated Highway

Keseriusan Lippo Group sebagai pengembang juga patut diacungi jempol, bahkan boleh jadi merupakan pengembang yang paling serius untuk mewujudkan rencana besar tersebut. Keseriusan ini tercermin dengan cepatnya pembangunan yang akhirnya membuat tingginya kepercayaan investor. Dalam kurun waktu beberapa bulan, puluhan tower sudah berhasil terjual. Saat peluncuran pertama Meikarta pada bulan Mei 2017 hingga sekarang, sudah ada lebih dari 16.000 unit terjual, dan tercatat dalam rekor MURI.

Salah satu hal yang mebuat Meikarta sangat digrandrungi adalah Meikarta merupakan apartemen kualitas premium dengan harga yang murah dan terjangkau. Kita bisa memiliki sebuah apartemen mewah hanya dengan harga 120 jutaan. Dengan fasilitas canggih yang disebut-sebut akan menyeruai Tokyo, Meikarta tentu bukanlah apartemen murahan, tetapi apartemen berkelas.

Izin Meikarta Bermasalah?

Pembangunan Meikarta kebetulan bertepatan dengan memanasnya sentimen politik di Indonesia, terutama menjelang Pilkada Jawa Barat dan Pemilihan Presiden RI. Akibatnya, Meikarta kasus dapat dikategorikan sebagai project yang menjadi kambing hitam di dunia politik. Terjadi banyak isu-isu negatif yang datang seakan-akan Meikarta bermasalah. Isu tersebut diantaranya ialah iklan Meikarta yang dianggap terlalu bombastis dan izin Meikarta yang belum tuntas.

Cara pemasaran Meikarta memang dianggap tidak lazim dilakukan oleh sebuah pengembang properti, terutama dalam keadaan iklim binis properti yang di sebut-sebut sedang lesu seperti ini. Dengan menggunakan iklan yang catchy, diputar di banyak stasiun TV secara berulang-ulang bahkan mengalahkan iklan suatu partai politik, menggunakan banyak media mulai dari media cetak, elekronik, bahkan online, menjadikan Meikarta sangat menarik dan mudah diingat oleh kalangan rakyat Indonesia. Hal ini sah-sah saja mengingat keseriusan yang begitu tinggi dari pihak pengembang untuk menjadikan Meikarta bukan saja dinikmati oleh kalangan tertentu saja, tetapi juga untuk seluruh warga Indonesia.

Adapun tentang polemik Meikarta Izin yang bermasalah, sudah dijawab secara terang-terangan oleh CEO Meikarta, Ketut Budi Wijaya. Menurut beliau, Meikarta sebenarnya sudah mendapat persetujuan dari pemerintah daerah kabupaten Bekasi. Namun di tengah jalan, sekitar tahun 2014 terbit peraturan baru dari pemerintah provinsi Jawa Barat yang menyatakan bahwa pembangunan di wilayahnya juga harus mengantongi izin dari Pemprov. Akibatnya seakan-akan Meikarta tidak memiliki izin, padahal izin sudah didapatkan jauh-jauh hari.

Saat ini, izin Meikarta pun sudah dalam proses dengan hasil yang cukup positif. Meikarta akan di bangun secara bertahap hingga pembangunan kawasan 500 hektar selesai. Semoga Meikarta benar-benar bisa mewujudkan impiannya untuk menjadikan Indonesia lebih baik kedepannya.

sebarkan facebook Twitter Google Plus
Arief Putera - Impian Besar Meikarta: Solusi Mengatasi Masalah Kependudukan Indonesia - Teropongku.com - 628-9897-54-275 -33285 - 1145892