Bagaimana RAPP Riau Menjadikan Pabriknya Sebagai Salah satu yang Terefisien di Dunia?
Inspiratif

PT Riau Andalan Pulp and Paper adalah salah satu anak perusahaan APRIL grup yang sedang bersiap menjadi produsen kertas terbesar kedua di dunia, seiring dengan selesainya pembangunan pabrik kertas ketiga.

Sebelumnya, RAPP sudah memiliki dua pabrik kertas dengan total kapasitas produksi 3.500 ton perhari atau sekitar 850 ribu ton per tahun serta dengan selesainya pembangunan pabrik ketiga, kapasitas produksi kertas di pabrik milik RAPP nantinya akan mencapai 1,1 ton per tahun.

Sebelum menyentuh proses produksi kertas, kita perlu tahu bagaimana proses penanaman hutan. Seluruh proses penanaman hutan yang dilakukan oleh APRIL grup sudah memenuhi aturan standar yang berlaku secara internasional. Selain itu juga, mereka melakukan daur ulang di setiap proses produksi sehingga tidak menghasilkan limbah yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.

Dalam mengatur efisiensi air, APRIL grup melakukan daur ulang dan pengolaan air serta telah melakukan investasi dalam proses dan teknologi untuk memastikan praktik terbaik efisiensi air dan energi. Air yang digunakan di hampir setiap bagian dari proses pembuatan pulp dan kertas yang mana untuk memproduksi pulp yang berkualitas, air bersih sangat penting.

APRIL grup berinvestasi pada teknologi pengolahan air untuk membersihkan air yang diambil dari sungai dengan proses daur ulang, untuk menjamin konsumsi air oleh pabrik yang lebih sedikit dibandingkan operasional sejenis menurut standar internasional.

Manfaat dari komitmen ini juga dapat dirasakan masyarakat sekitar, yang APRIL grup menyediakan air bersih ke Pangkalan Kerinci di sekitarnya. Dilihat secara keseluruhan, penggunaan air oleh pabrik setara dengan 1.89% rata-rata aliran sungai (debit air) Sungai Kampar dan angka ini berada jauh di bawah ketentuan batas maksimal yang ditentukan pemerintah.

Selain itu, mereka telah mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dengan menggunakan dan mengubah energi yang dihasilkan oleh limbah dan proses produksinya. Dari total konsumsi energi bahan bakar, 85%-nya sekarang berasal dari bahan bakar bio (biofuel), sehingga mengurangi emisi serta menghasilkan manfaat tak langsung berkat berkurangnya kebutuhan transportasi.

Kontributor yang paling signifikan untuk produksi bahan bakar bio adalah pengoperasian ketel uap pemulihan (recovery boiler) terbesar di dunia yang menangkap energi dari lindi hitam (black liquor), yang berasal dari proses pembuatan pulp, dan mengubahnya menjadi energi yang setara dengan 390 MW per tahun.

Energi dari ketel uap ini dan dua ketel uap pemulihan lainnya digunakan untuk menghasilkan uap untuk pembangkit listrik dan dalam proses pengeringan untuk produksi kertas. Efisiensi energi lebih lanjut dicapai melalui pemanfaatan metanol, di mana metanol diperoleh melalui proses penyulingan dan penguapan (evaporasi) yang melibatkan lindi hitam. Hasil proses ini digunakan kembali di dalam tungku pembakaran, sehingga turut mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Dari dari sanalah terjawab bagaimana RAPP Riau menjadikan pabriknya sebagai salah satu yang terefisien di dunia.

sebarkan facebook Twitter Google Plus
Arief Putera - Bagaimana RAPP Riau Menjadikan Pabriknya Sebagai Salah satu yang Terefisien di Dunia? - Teropongku.com - 628-9897-54-275 -33285 - 1145892