Ide Itu Ternyata Bisa Muncul Disaat Kita Sedang Galau
Belajar Menulis, Inspirasi

Ide Itu Ternyata Bisa Muncul Disaat Kita Sedang Galau  – Teropongku | Tau gak rasanya sakit hati kayak gimana? Hmm.. menurutku mungkin sudah banyak sekali yang mengalaminya. Wah, awalnya sih gak kebayangan gimana tuh rasanya. Tetapi setelah aku sendiri mengalaminya. Bener-bener deh hancur lebur. Parah! Suakit banget itu rasanya. Hati tuh seperti di iris-iris pake clurit lalu di lempar kelaut dan di sampar oleh hiu. Wah, gak kebayangan banget kan sakitnya. Menurutku suakit banget.

Yah, mungkin memang itu kali ya yang namanya sakit hati. Seumur-umur baru pertama kali ini di buat sakit hati separah dan segila ini. Bayangkan, kalian jadi aku pasti kalian bisa merasakan betapa tersiksanya aku saat ini. Perasaan yang awalnya bermekaran karena adanya cinta yang tumbuh, sekarang menjadi sirna pupus dan layu tak berdaya.

Walaupun ini tahun anyar atau baru. Tetapi tetap rasanya seperti tahun-tahun lalu, tak ada yang baru. Malahan, aku diberikan sebuah cobaan yang benar-benar gak kebayang bakalan terjadi padaku. Aku tahu berharap itu sakit, apalagi kalo harapan itu tak tercapai. Sepertinya perasaan sama hati makin ancur gak karuan tuh.

Tetapi berbeda dengan aku. Aku merasakan hubungan yang tergantung dalam status. Iya, gak jelas sama sekali. Memberikan harapan kepada ku, lantas datang dan pergi semaunya. Apa pantas itu disebut sebagai ketulusan hati untuk mencintai ku? Lantas bolehkan aku menganggapnya sebagai pemberi harapan palsu? Awalnya aku tak mau berprasangka buruk terhadapnya. Tetapi semakin kemari, itu semua makin terbukti kebenarannya. Janji-janji nya tak ada yang ditepati. Hanya sebuah omongan yang tak ada artinya. Seperti kata pepatah “Tong Kosong Nyaring Bunyinya”. Itulah yang ia lakukan kepadaku.

Keputus asaan lah yang terucap berkali-kali dari batinku. Kenapa semua harus terjadi kepadaku? Kenapa harus aku? Kenapa tak Allah berikan kesakitan ini padanya? Oh, tidak! Hal-hal dan pertanyaan-pertanyaan ngaco lah yang terbit dari pemikiranku. Segala solusi dari teman, sahabat maupun keluarga ku coba untuk melaksanakannya.

Keyakinan dan komitmen ku untuk memutuskan hubungan pertemananku dengannya selalu terhalang oleh teman dan tatapan matanya. Rasanya susah untukku melupakan kenangan yang pernah terjalin diantara kita berdua. Antara “iya” dan “tidak” selalu muncul dibenakku. Susah..susah.. dan susahlah yang selalu menjadi faktor negatif pada diriku.

Tetapi aku selalu bersujud dan berdoa kepada Allah, semoga aku diberikan hikmah yang bermanfaat dari peristiwa menyakitkan ini. Selalu HDS lah, atau lebih jelasnya Hadapi Dengan Senyuman. Walaupun hati tersakiti, tutupilah dengan senyuman khasmu. Karena itu akan membuat orang disekitarmu tak ikut merasakan penderitaan yang memang kita alami saat ini. Jangan menyusahkan orang lain! Tetap semangat. Strong! Strong! Strong! Dan inget selalu tuh kata-kata andalannya Caesar YKS “Yuk Keep Smile”. Dan serahkan semuanya kepada Allah. Dan ku selalu meyakini jodoh itu sudah diatur oleh-Nya dan akan datang dengan sendirinya. Tanpa kita harus mencarinya. Sekarang aku akan terfokus fokus dengan sekolahku! Semangat Lilis 🙂

Rabu, 08 Januari 2014 20.40 WIB.

#Ini ceritaku, mana ceritamu? 😀 (ariefputera)


Ini merupakan tulisan dari sahabat kita yang dikirim lewat halaman Kirim Tulisan.

Data penulis adalah sebagai berikut

    1. Nama: Sulistyo Rahayu Ningrum
sebarkan facebook Twitter Google Plus
Arief Putera - Ide Itu Ternyata Bisa Muncul Disaat Kita Sedang Galau - Teropongku.com - 628-9897-54-275 -33285 - 1145892