Kamis, 31 Oktober 2019 Buah Hati Tetap Bugar
Manfaat Protein Bagi Si Kecil

Asupan nutrisi selama awal masa pertumbuhan anak memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan kognitif dan memberikan dampak pertumbuhan serta perkembangan jangka panjang. Namun, apa sajakah nutrisi yang harus ada dalam asupan makan Si Kecil guna menunjang tumbuh kembangnya secara optimal?

Karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral merupakan komponen penting dalam nutrisi anak. Protein merupakan kesatuan molekul besar yang memiliki banyak peran dalam tubuh manusia. Bayi dan anak-anak yang berada dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan membutuhkan protein lebih banyak per kilogram berat badannya.

Sumber protein hewani meliputi daging, telur, susu, ikan, seafood dan produk hasil olahannya. Sumber protein nabati meliputi kedelai, kacang-kacangan dan produk hasil olahannya seperti tempe, tahu, dan susu kedelai. Secara umum, mutu protein hewani lebih baik dibandingkan dengan protein nabati. Pasalnya, pangan hewani mengandung asam amino lebih lengkap dan lebih banyak dibandingkan pangan nabati.

Protein adalah salah satu sumber energi bagi tubuh. Protein juga dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi, seperti mengangkut oksigen, membentuk otot dan jaringan tubuh, membentuk antibodi, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, mendapatkan asupan protein yang optimal sangatlah penting terlebih bagi anak-anak.

Berikut ini adalah beberapa manfaat protein bagi tubuh anak:

  1. Sumber energi

Protein berfungsi sebagai sumber energi jika keperluan energi tidak dapat terpenuhi oleh karbohidrat dan lemak. Selain itu protein juga berperan penting dalam pembentukan dan perbaikan sel dan jaringan, serta untuk membantu proses penyembuhan luka.

  1. Menjaga kesehatan organ tubuh

Rambut, kulit, mata, dan semua organ lainnya terbentuk dari protein. Ini sebabnya mengapa anak-anak membutuhkan lebih banyak protein dibandingkan orang dewasa. Anak-anak tumbuh dan mengembangkan jaringan protein baru dalam tubuhnya. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan protein juga dapat membuat rambut menjadi lebih kuat. Sebab konsumsi protein yang cukup dapat merangsang produksi keratin, yaitu protein yang dibutuhkan untuk mencegah rambut rontok.

  1. Pembentukan hormon

Protein terlibat dalam pembentukan beberapa hormon. Senyawa ini membantu mengendalikan fungsi tubuh karena melibatkan interaksi beberapa organ. Insulin adalah contoh hormon yang mengatur gula darah di mana hal ini melibatkan interaksi organ seperti pankreas dan hati.

  1. Mendukung proses kimia di dalam tubuh

Protein merupakan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh anak sehingga angka kecukupannya harus sangat diperhatikan. Hampir semua proses kimia dalam tubuh membutuhkan protein. Berbagai molekul kecil dan ion-ion dalam tubuh diangkut oleh protein.

  1. Antibodi

Protein membentuk antibodi yang membantu mencegah infeksi dan penyakit. Antibodi berguna untuk mengikat partikel asing, seperti virus dan bakteri, untuk melindungi tubuh dari penyakit. Senyawa ini juga sering bekerja sama dengan sel sistem kekebalan lainnya. 

Berapa asupan protein yang dibutuhkan oleh anak-anak?

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan bahwa anak-anak dengan usia kurang dari 5 tahun rentan mengalami kekurangan protein. Oleh sebab itu, CDC menganjurkan agar anak 1-3 tahun untuk memperoleh 13 gr protein per hari. Kebutuhan protein ini meningkat seiring dengan usia. Anak usia 4-8 tahun membutuhkan protein 19 gr per hari. Pada usia 14 tahun anak perempuan membutuhkan protein 46 gr per hari, sementara anak laki-laki membutuhkan 52 gr protein per hari.

Apakah gejala dari kekurangan protein?

Protein terdapat pada setiap jaringan di dalam tubuh. Oleh karena itu, jika anak kekurangan asupan protein, maka akan terlihat secara fisik.  Contohnya perubahan warna kulit, berkurangnya massa otot, rambut rontok atau ruam pada kulit. Selain itu, salah satu indikator utamanya adalah anak terlihat lesu dan tidak berenergi.

Anak juga lebih rentan mengalami infeksi karena protein dibutuhkan untuk membentuk sistem kekebalan tubuh. Jika dibiarkan dan tidak ditangani, dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut. Anak dapat menderita protein energy malnutrition (PEM) jika kekurangan protein yang sangat parah. PEM atau yang lebih dikenal dengan busung lapar masih banyak ditemui di sejumlah daerah di Indonesia. PEM terjadi karena kurangnya pengetahuan dan fasilitas kesehatan yang kurang memadai dan menjangkau daerah terpencil. 

Sebagai orang tua, sangatlah penting bagi Anda untuk memastikan anak mendapatkan asupan protein yang sesuai dan cukup. Si Kecil bisa memperoleh asupan protein dari susu Entrakid, yang dapat mengatasi masalah susah makan anak karena mengandung gizi lengkap dan seimbang. Dilengkapi dengan Formula Enteral yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian anak. Terutama bagi yang memiliki masalah makan pada usia 1-5 tahun di masa pertumbuhannya.

Mohon Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini
BAGIKAN KE: Teropongku.com WA Teropongku.com LINE Teropongku Twitter Google Plus